Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

218 Jembatan Rampung, Prabowo Senang, Ini Alasannya

Cahya Mulyana
09/3/2026 18:51
218 Jembatan Rampung, Prabowo Senang, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Subianto (kiri).(MI/Usman Iskandar)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku merasa lebih lega setelah pembangunan 218 jembatan di berbagai daerah rampung sehingga anak-anak, khususnya di daerah-daerah terpencil, tidak lagi berada dalam kondisi bahaya saat menyeberangi sungai.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada peresmian 218 jembatan di berbagai daerah yang digelar melalui konferensi video dari Jakarta, Senin (9/3) sore.

"Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya. Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah," kata Prabowo.

Presiden menuturkan ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

Menurut Prabowo, keberadaan jembatan tersebut membuat masyarakat, termasuk anak-anak di wilayah terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan risiko yang membahayakan keselamatan mereka.

Presiden juga menyebut anak-anak tidak perlu lagi mengikuti kegiatan belajar dengan pakaian basah setelah menyeberangi sungai ketika berangkat maupun saat pulang sekolah.

Kepala Negara mengatakan pembangunan jembatan di daerah terpencil memiliki arti penting bagi masyarakat, meskipun sebagian jembatan hanya membentang puluhan meter.

Presiden menyampaikan pemerintah yang dipimpinnya memprioritaskan penyelesaian kesulitan masyarakat di wilayah kecil dan terpencil melalui pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan penghubung.

"Inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," ucap Prabowo.

Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada TNI yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut melalui Satuan Tugas Jembatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

"Terima kasih saya sebagai Presidenmu, sebagai Panglima Tertinggimu. Terima kasih saya, rasa bangga saya, rasa hormat saya bahwa saya memimpin tentara yang demikian cintanya kepada rakyatnya, yang demikian semangat, demikian berani berkorban segalanya untuk kepentingan bangsa dan rakyat yang kita cintai," ucap Presiden.

Adapun 218 jembatan yang diresmikan itu terdiri atas 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis yang dibangun oleh TNI dalam waktu sekitar 2,5 bulan.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Menteri Pertahanan Safrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya