Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI), menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus keracunan makanan pada anak sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
IDAI menilai program yang dirancang untuk memperbaiki status gizi dan kesehatan anak itu bertujuan mulia. Namun, dengan adanya kejadian keracunan yang terus berulang, justru menimbulkan risiko serius bagi keselamatan, terutama karena lemahnya pengawasan terhadap keamanan pangan. Bahkan, balita dan ibu hamil dilaporkan ikut terdampak, sehingga kelompok rentan ini perlu dimasukkan dalam perhatian utama.
Dalam surat terbuka kepada Badan Gizi Nasional, IDAI menegaskan lima poin penting:
Dalam program MBG prosedur mitigasi kasus keracunan perlu melibatkan pemerintah, sekolah, dokter spesialis anak, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Pemberdayaan layanan aduan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah.
Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa satu kasus keracunan saja sudah menjadi masalah serius. Apalagi ini terjadi pada ribuan anak di Indonesia dari berbagai wilayah. Ia menyerukan perlu ada evaluasi secara menyeluruh agar program tepat sasaran, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Hikari Ambara Sjakti, SpA, SubsHemaOnk(K), menambahkan, IDAI siap bekerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan, gizi, dan masa depan anak Indonesia. (Z-10)
Para pemohon mempersoalkan Pasal 22 ayat (3) dan Penjelasan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026.
SPPG Purwosari menegaskan wafatnya siswi SMAN 2 Kudus tidak terkait Program Makan Bergizi Gratis dan merupakan informasi hoaks.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Presiden Prabowo Subianto menyatakan jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera melampaui jumlah porsi makanan harian yang diproduksi jaringan McDonald’s
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
BGN menegaskan bahwa intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita (Kelompok B3) menjadi prioritas utama MBG selama periode akhir tahun 2025.
Polisi mengungkap kasus pembunuhan berencana satu keluarga yang tewas akibat racun di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan, rentetan kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar hitungan statistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved