Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter menggenangi rumah warga di kawasan Parak Jambu, Koto Tangah, Padang, Sumatra Barat, Jumat (8/3). Banjir itu terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Kamis (7/3) siang.
"Di dalam rumah ketinggian air sekitar 1,5 meter, sedangkan di jalanan sekitar 2 meter," kata salah seorang warga bernama Bayu Aria.
Ia menceritakan air mulai masuk ke kontrakannya sekitar pukul 23.00 WIB. Melihat genangan air semakin tinggi, ia mengevakuasi diri secara mandiri ke tempat yang lebih aman.
Baca juga : BPBD Padang Evakuasi Puluhan Warga yang Terjebak Banjir di Alai Parak Kopi
Lima orang rekannya yang tidak mencari tempat aman, saat ini masih terjebak di loaksi banjir.
Warga lainnya, Nofriadi, mengatakan genangan air di dalam rumahnya mencapai ketinggian 1,5 meter. Akibatnya, dia bersama istri dan dua orang anaknya terpaksa mengungsi demi menjaga keselamatan.
"Tidak ada barang-barang yang sempat diselamatkan karena air masuk ke rumah dengan cepat dan langsung meninggi," tutur Nofriandi.
Baca juga : Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Padang
Hingga Jumat pagi, Nofriadi bersama warga lainnya masih bertahan di tempat pengungsian sementara sambil menunggu air surut. Mereka mengungsi di teras-teras kedai di pinggir jalan.
Di wilayah lain, bencana banjir juga terjadi seperti antaranya kawasan Alai Parak Kopi, Rawang, Seberang Padang, Parak Gadang Timur, Dadok Tunggul Hitam, Gunung Pangilun, dan Kurao Pagang.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Padang, Basarnas, Kepolisian, TNI, dan insan kebencanaan lainnya telah melakukan evakuasi secara berkelanjutan sejak Kamis malam. (Ant/Z-11)
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved