Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sumatera Barat, mengevakuasi puluhan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Alai Parak Kopi, Jumat (8/3) dini hari WIB.
"Tim dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi karena warga terjebak di dalam rumah akibat banjir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Al Bana.
Evakuasi dilakukan oleh personel BPBD bersama tim SAR gabungan dari berbagai instansi dan lembaga seperti kepolisian, TNI, Basarnas, satpol PP, pemadam kebakaran, PLN. Mereka mendatangi rumah warga yang kebanjiran dengan menggunakan perahu karet.
Baca juga : BPBD: 851 Warga Terdampak Banjir di Kupang
Setelah itu, warga diungsikan ke tempat yang lebih aman. Setidaknya terdapat 75 warga yang dievakuasi di kawasan tersebut.
"Banjir di daerah tersebut ketinggiannya mencapai dua meter sehingga warga tidak bisa ke luar," tuturnya.
Selain di kawasan Alai Parak Kopi, banjir juga terjadi di daerah lain seperti di kawasan Rawang, Seberang Padang, Parak Gadang Timur, Dadok Tunggul Hitam, dan lainnya.
Banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda wilayah setempat sejak Kamis (7/3) pukul 14.00 WIB. Hingga Jumat dini hari, hujan masih mengguyur dengan intensitas tinggi. (Ant/Z-11)
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved