Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA alam tanah bergerak yang berujung longsornya bukit setinggi 35 meter terjadi di Dukuh Secang, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng), pada Minggu (3/3) petang. Musibah ini menewaskan tiga orang dalam satu keluarga yang terkubur longsor tanah bukit tersebut.
Bencana longsor yang menerjang rumah yang berada di bawah bukit Secang itu terjadi bersamaan dengan hujan deras beberapa jam. Hujan mengguyur bumi Sukowati secara merata.
Tidak ada teriakan minta tolong. Namun Ketua RT 022 Secang, Suhardi, mendengar suara keras sejumlah pohon ambruk. Ketika ingin mengecek, ia melihat sejumlah pohon tumbang berikut tanah bukit yang menghantam rumah keluarga Lagiman, 67.
Baca juga : Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Semarang
Lagiman satu-satunya dari keluarga nahas itu yang selamat. Ini karena saat bencana datang yang menghantam rumahnya, ia sedang berada di masjid untuk menjalankan kewajiban salat Maghrib.
"Ya Pak Lagiman satu-satunya yang selamat dari keluarga nahas itu. Ini karena bertepatan bencana datang, ia sedang berada di luar. Ia sedang sembahyang di masjid bersama warga lain," kata Ketua RT 022 Dukuh Secang, Suhardi, di tengah pencarian korban.
Jasad Tarmi, istri dari Lagiman, berhasil diketemukan pada Minggu malam di tengah pencarian oleh ratusan relawan SAR gabungan. Dua lainnya, yakni Darmadi dan anaknya, berhasil diketemukan dan dievakuasi pada Senin (4/3) sekira pukul 10.30 WIB.
Baca juga : Harga Beras Bertahan Tinggi, Penggilingan Minim Untung
"Alhamdulillah, semua korban sudah dapat ditemukan dan dievakuasi berkat kerja gotong royong ratusan relawan SAR. Jumlah korban hanya tiga, karena yang satu ternyata berada di luar rumah, sedang salat di masjid," ungkap Camat Sambirejo, Didik Purwanto, yang terlibat aktif dalam proses evakuasi.
Bencana longsor dikhawatirkan masih akan terjadi, jika melihat cuaca ekstrem di musim hujan yang masih berlanjut. Sedikitnya ada lima rumah yang berdekatan dengan rumah Lagiman.
"Saat ini ada 14 keluarga yang harus mengungsi karena khawatir munculnya bencana susulan. Baru kali ini bukit itu longsor, meski gerakan tanah sudah sering dirasakan warga dekat bukit," ucap Suhardi. (Z-2)
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Longsor menggerus badan jalan sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar sekitar 3 meter dan tinggi mencapai 2 meter.
Hujan ekstrem di Depok menyebabkan 16 makam di TPU Muara Benda longsor ke Kali Ciliwung. Pemkot Depok segera pindahkan jenazah untuk cegah hanyut.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved