Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, beharap warga menjaga kebersihan lingkungan pemukimannya agar terhindar dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido mengatakan, musim hujan sudah berlangsung di Palu sehingga menyebabkan beberapa wilayah ditemukan nyamuk pembawa vektor DBD.
Bahkan, dari hasil laporan beberapa instansi, baik dari rumah sakit hingga puskesmas ditemukan beberapa warga yang mengalami DBD.
Baca juga : Waspada Demam Berdarah pada Musim Hujan
“Oleh karena itu kebersihan lingkungan pemukiman masyarakat harus dijaga agar nyamuk pembawa vektor DBD tidak ditemukan atau berkembang,” terangnya di Palu, Senin (4/3).
Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan itu, pengasapan atau fogging dengan insektisida untuk memberantas nyamuk pembawa vektor DBD telah dilakukan di sejumlah wilayah.
Meski pun demikian, peran serta warga tetap diperlukan sehingga bisa dipastikan seluruh lingkungan pemukiman terjaga kebersihannya.
“Karena percuma rutin fogging kalau lingkungan pemukiman warga juga tidak bersih. Makanya kebersihan itu penting untuk mencegah DBD,” tandas Reny. (Z-6)
Pelajari cara mandi wajib setelah berhubungan intim dalam Islam, termasuk niat, tata cara, dan pentingnya untuk menyucikan diri sesuai syariat.
Petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA).
Semua pengelola dapur SPPG agar memastikan higienis setiap bahan baku terutama dalam proses pengolahan makanan.
Para orangtua disarankan menghindari penggunaan disinfektan dan antiseptik secara berlebihan di rumah dan fokus pada upaya kebersihan fungsional, bukan sterilisasi berlebihan.
Tak hanya untuk mengembangkan adonan, baking soda juga bermanfaat untuk kesehatan dan kebersihan. Simak cara pakainya dan efek sampingnya.
Mungkin Anda pernah melihat ada nyamuk yang hanya mengincar orang tertentu. Misalnya dalam satu ruangan, ada orang yang diserang habis-habisan oleh nyamuk, sedangkan yang lain tidak.
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
Musim hujan membawa udara segar dan tanah yang kembali hijau, tapi juga satu “tamu” yang tak diundang: nyamuk! Begini cara efektif mrncegahnya.
Perubahan iklim diduga buka jalan bagi nyamuk untuk hidup di Islandia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved