Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus demam berdarah pada awal 2024 meningkat di beberapa kota di Indonesia. Provinsi Jawa Barat melaporkan temuan 4.637 kasus demam berdarah sepanjang 2024, 36 di antaranya meninggal dunia. Meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di beberapa daerah itu disebabkan faktor cuaca yang mana nyamuk Aedes aegypti berkembang biak dengan cepat karena kondisi hujan yang tidak menentu.
Demam berdarah merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan spesies nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit itu umumnya terjadi di daerah-daerah tropis dan subtropis. Setiap tahunnya, jutaan kasus demam berdarah terjadi di seluruh dunia, terutama di wilayah Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik Barat, Amerika Latin, dan Afrika.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/waspada-demam-berdarah-pada-musim-hujan
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
"Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menjadi vektor utama. Keberadaan dan penyebarannya yang meluas menjadikan arbovirus sebagai ancaman serius,”
DOKTER spesialis penyakit dalam dr. Dirga Sakti Rambe menyebut terdapat penjelasan mengapa kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia sulit sekali dihentikan.
Virus ini dapat masuk ke tubuh manusia lewat perantara nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus.
Masyarakat diminta melakukan tindakan 3M, dengan membersihkan wadah-wadah yang bisa menampung genangan air bersih sebagai tempat nyamuk bersarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved