Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah telah menyebabkan sebuah jembatan Parung Mandala di Desa Cilumba, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, amblas. Kejadian tersebut, menyebabkan akses jalan penghubung Cikatomas menuju Kecamatan Karangnunggal tidak bisa dilewati kendaraan.
Kapolsek Cikatomas Polres Tasikmalaya, AKP Sukiran mengatakan, hujan deras yang terjadi beberapa hari ini telah menyebabkan aliran Sungai Ciwulan meluap dan pondasi jembatan Parung Mandala terkikis. Namun, terkikisnya pondasi itu menyebabkan jembatan amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.
"Jembatan Parung Mandala ini berada di atas aliran Sungai Ciwulan sejak Sabtu (1/3) tidak bisa dilalui kendaraan dan menyebabkan jalan penghubung Kecamatan Cikatomas menuju Karangnunggal sementara hanya bisa dilewati pejalan kaki. Akan tetapi, kendaraan harus melalui jalan alternatif lain melalui Salopa dan Cikalong dengan jarak tempuh 45 kilometer," katanya, Minggu (3/3).
Baca juga : Tasikmalaya Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 31 Mei 2024
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Dede Sudrajat mengatakan, hujan deras yang terjadi selama ini telah menyebabkan banyak bencana antara lain longsor, banjir dan pohon tumbang. Akan tetapi, dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa tapi banyak rumah terancam dan jalan desa tertutup material tanah.
"Berdasarkan data yang diterima BPBD terjadi di Kecamatan Sukaraja yakni pohon tumpang menimpa akses jalan di Kampung Cimanggu, Desa Leuwibudah, 4 rumah terendam banjir di Kampung Legok Cimanggu dan Babakan Loa, longsor menimpa 1 rumah di Cigantang serta menutup akses jalan penghubung Kampung Cimanggu menuju Bojongsirna hingga longsor menimpa bangunan SDN 2 Leuwibudah," katanya.
Ia mengatakan, hujan deras yang terjadi menyebabkan tebing setinggi 30 meter longsor menutup jalan penghubung antara Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya, tepatnya di Kampung Sirnagalih, Kecamatan Parungponteng jalan Desa Cibungur, Kecamatan Mangunreja menimbun jalan tepatnya di Kampung Ciburuh, Desa Pasirsalam. Akan tetapi, di Kecamatan Tanjungjaya banjir luapan sungai merendam puluhan rumah di Kampung Awi Peuntas, Kampung Babakan.
"Kami mengimbau agar masyarakat harus selalu meningkatkan kewaspadaan dan jika hujan dalam durasi waktu 1 jam tidak reda harus secepatnya mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Karena, potensi bencana di Kabupaten Tasikmalaya ada di peringkat ke 2 setelah Garut dan kewaspadaan harus dilakukan semua lapisan masyarakat," ujarnya. (AD/Z-7)
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sewa kepemilikan mobil merupakan model penggunaan kendaraan jangka panjang yang menggabungkan konsep sewa dengan peluang kepemilikan.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci kendaraan untuk menghilangkan lumpur dan kotoran, terutama di bagian bawah kendaraan.
IMPLEMENTASI solusi keamanan kendaraan terpadu berbasis internet of things (IoT) di ekosistem lintas industri terus diakselerasi.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved