Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG bulan suci Ramadhan, harga cabai rawit di pasar Kite Sungailat Bangka, Provinsi Bangka Belitung, melejit hingga Rp120 ribu per kilogram dan cabai merah keriting Rp90 ribu per kg.
Menurut Rahmad salah satu pedagang sebelumnya harga cabai rawit dijual Rp80 ribu per kg, kini dijual Rp120 ribu per kg, sedangkan cabai besar kriting dari harga Rp70 ribu per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
"Kalau untuk eceran kita jual Rp12 ribu per ons atau sekitar Rp120 ribu per kilo," kata Rahmad, Kamis (22/2).
Baca juga : Harga Beras di Padang Panjang Masih Stabil Jelang Ramadan
Sementara, Pj Bupati Bangka Muhammad Haris membenarkan jelang puasa ini, harga cabai mengalami kenaikan.
"Jelang puasa ini sudah ada bahan pokok kita yang naik terutama cabai rawit dan cabai besar keriting," kata Pj Bupati.
Ia mengaku kenaikan harga cabai ini kemungkinan kurangnya pasokan dan banyak petani yang belum panen.
Pemerintah menurut dia terus berupaya menekan kenaikan harga cabai ini dengan gerakan menanam cabai.
"nanti kami akan ke kecamatan kecamatan yang pasok cabai ke pasar pasar."ungkapnya.(Z-4)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Selain itu, kenaikan harga komoditas cabai rawit dan sayuran hijau disebabkan oleh terbatasnya pasokan sebagai dampak dari cuaca ekstrem.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
Cabai ini termasuk dalam keluarga tanaman Solanaceae, dan banyak digunakan sebagai bumbu masakan di berbagai negara, terutama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Kendati sudah mengalami penurunan, konsumen masih menganggap harga tersebut masih terbilang mahal.
KENAIKAN harga pangan yang terjadi menjelang dan saat Ramadan telah terjadi berulang. Sayangnya pemerintah seolah tak memetik pelajaran dari pengalaman
WAKIL Ketua Komisi IV DPR Abdul Kharis Almasyhari menyoroti kenaikan harga pangan yang kembali terjadi menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved