Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca ekstrem masih potensial terjadi di sejumlah daerah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dalam beberapa hari mendatang. Masyarakat diharapkan untuk mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan dalam beberapa hari mendatang masih ada potensi bencana hidrometeorologi.
"Sebab, masih ada potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan intensitas sedang hingga lebat, petir dan kilat serta angin kencang," jelas Yoga pada Kamis (22/2).
Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem jika Berlibur Akhir Tahun di Banten
Menurutnya, ada sejumkah kabupaten yang terancam bencana hidrometeorologi. Pada Jumat (23/2), yang terancam di antaranya adalah Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang, Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya.
"Kemudian pada Sabtu (24/2), ada beberapa kabupaten yang berpotensi muncul cuaca ekstrem yakni Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang. Kemudian kabupaten lainnya adalah Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya," ujarnya.
Cuaca ekstrem yang berpotensi muncul akibat adanya aktivitas Monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng.
"Juga ada daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di Jateng serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal," ungkapnya. (Z-6)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved