Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca ekstrem masih potensial terjadi di sejumlah daerah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dalam beberapa hari mendatang. Masyarakat diharapkan untuk mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan dalam beberapa hari mendatang masih ada potensi bencana hidrometeorologi.
"Sebab, masih ada potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan intensitas sedang hingga lebat, petir dan kilat serta angin kencang," jelas Yoga pada Kamis (22/2).
Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem jika Berlibur Akhir Tahun di Banten
Menurutnya, ada sejumkah kabupaten yang terancam bencana hidrometeorologi. Pada Jumat (23/2), yang terancam di antaranya adalah Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang, Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya.
"Kemudian pada Sabtu (24/2), ada beberapa kabupaten yang berpotensi muncul cuaca ekstrem yakni Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang. Kemudian kabupaten lainnya adalah Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya," ujarnya.
Cuaca ekstrem yang berpotensi muncul akibat adanya aktivitas Monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng.
"Juga ada daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di Jateng serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal," ungkapnya. (Z-6)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved