Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca ekstrem masih potensial terjadi di sejumlah daerah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dalam beberapa hari mendatang. Masyarakat diharapkan untuk mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan dalam beberapa hari mendatang masih ada potensi bencana hidrometeorologi.
"Sebab, masih ada potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan intensitas sedang hingga lebat, petir dan kilat serta angin kencang," jelas Yoga pada Kamis (22/2).
Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem jika Berlibur Akhir Tahun di Banten
Menurutnya, ada sejumkah kabupaten yang terancam bencana hidrometeorologi. Pada Jumat (23/2), yang terancam di antaranya adalah Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang, Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya.
"Kemudian pada Sabtu (24/2), ada beberapa kabupaten yang berpotensi muncul cuaca ekstrem yakni Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Kabupaten dan Kota Magelang. Kemudian kabupaten lainnya adalah Pati, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Salatiga, Kabupaten dan Kota Semarang, Sragen, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, dan sekitarnya," ujarnya.
Cuaca ekstrem yang berpotensi muncul akibat adanya aktivitas Monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng.
"Juga ada daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di Jateng serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal," ungkapnya. (Z-6)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Survei pascabencana yang dilakukan Pusat Koordinasi Nasional Mapala se-Indonesia bersama pegiat lingkungan menemukan ratusan titik longsor di kawasan hulu sungai Tapanuli Selatan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved