Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dogiyai, Papua diserang oleh sekelompok masyarakat pada Rabu siang (14/2) pukul 13.00 WIT. Kedua personel itu ialah Bripka Natalius Rumpaidus dan Bripda Ellon Isak Rumbrapuk.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan kedua anggota itu datang ke Kantor Distrik Dogiyai guna mengantarkan makanan untuk personel Pengamanan TPS yang berada di Distrik Dogiyai. Saat berada di lokasi, Bripda Ellon melihat sebuah sepeda motor merk Honda CRF yang persis dengan motor miliknya yang sebelumnya dicuri oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Nabire.
"Pada saat itu juga Bripka Natalius melihat nomor rangka namun masyarakat yang cukup banyak berada di depan Kantor Distrik melihat apa yang dilakukan oleh Bripka Natalius," kata Ignatius dalam keterangan tertulis.
Baca juga : Anies-Muhaimin Menang Telak di Sejumlah TPS Banda Aceh
Melihat apa yang dilakukan Bripka Natalius, kata Benny, sontak masyarakat menuju ke arah mobil yang di bawa Bripka Natalius. Namun, keduanya sudah meninggalkan tempat tersebut.
"Tiba-tiba masyarakat langsung menuju Kantor Distrik dan menyerang personel yang berada di dalam kantor Distrik dengan melempar menggunakan batu," bebernya.
Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju yang mendengar informasi penyerangan tersebut langsung menuju kantor distrik. Guna memberikan bantuan kepada personel pengamanan TPS yang berada di Kantor Distrik Dogiyai.
Baca juga : Warga Medan Amplas Mengamuk Tahu Ada Tiga Pemilih Gelap
Benny mengatakan saat itu Kapolres melakukan negosiasi dengan masyarakat. Namun, pada saat negosiasi beberapa pemuda melempar kayu dan batu ke arah Kapolres serta mengayunkan sebuah senjata tajam (sajam) ke arah Kapolres.
"Melihat situasi tidak kondusif, personel Brimob bantuan kendali operasi (BKO) Polda Papua melakukan tembakan peringatan ke atas guna mengurai massa yang mengepung Kapolres," tutur Benny.
Sementara itu, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju memerintahkan untuk mundur. Tak berselang lama, aparat kampung yang berada di Kantor Distrik turut membantu mengevakuasi personel pengamanan TPS.
Baca juga : Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang Salah Satu TPS Bandar Lampung
“Saya memberikan arahan kepada aparat kampung untuk membantu menjelaskan kepada masyarakat agar permasalahan yang terjadi tidak perlu dilanjutkan,” pungkas Kapolres Dogiyai. (Z-8)
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Sebanyak 1.360 penari Tamborin yang berasal dari pelajar dan demoninasi gereja memeriahkan perayaan masuknya Injil ke Papua itu.
PEMERHATI sepak bola nasional dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Irhas, mengatakan, upaya pembinaan talenta muda sepak bola di Indonesia Timur harus terus ditingkatkan.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved