Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERDAMPAK banjir besar, sejumlah petugas TPS Pemilu 2024 di Desa Cangkring, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, mengubah haluan menjadi relawan.
Karena keadaan yang memaksa, mereka harus membantu korban banjir. Selain membuka dapur umum dan membuka posko bantuan,para petugas TPS ini juga mengamankan rumah warga yang ditinggalkan warga untuk mengungsi.
Irwan suharto, salah satu petugas Linmas yang harusnya menjaga di salah satu TPS di Desa Cangkring mengungkapkan, lokasi yang seharusnya menjadi TPS tempat dia berjaga saat ini kondisinya terendam banjir hingga satu meter setengah.
Baca juga : 108 TPS Tunda Pemilu Akibat Banjir Demak
Sedangkan seragam linmas nya hingga kini masih terendam banjir, dan belum sempat dia selamatkan saat banjir besar datang secara tiba tiba.
"Banjirnya seleher," kata Irwan.
Banjir besa di Demak terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan. Hingga hari keenam setelah jebolnya tanggul, banjir yang melanda 18 desa di Kecamatan Karanganyar dan Gajah tak kunjung surut.
Baca juga : 183 TPS di Demak Diusulkan Pemilu Susulan
Pantauan di lokasi pada Selasa (13/2) sore,kedalaman banjir terpantau setabil berkisar satu hingga 2 meter.
Kondisi tersebut memaksa pihak KPU Demak untuk menggelar pemilu susulan di ratusan TPS yang tersebar di 10 desa yang ada di Kecamatan Karanganyar.
Ketika dikonfirmasi, sejumlah petugas TPS di Desa Cangkring yang kini menjadi relawan dan menbuka posko banjir, mengaku belum mendapat informasi resmi kaitan adanya penundaan pemilu.
Baca juga : Pemilu 2024, Ratusan TPS di Pekalongan dan Demak Berada di Wilayah Banjir
Sebelumnya, kKPU Kabupataen Demak menyampaikan, Pemilu 2024 susulan akan dilakukan di 114 TPS dari 240 TPS di Kecamatan Karanganyar. Salah satu sebabnya, hingga saat ini, pihaknya kesulitan melakukan identifikasi pemilih, lantaran pengungsi menyebar.
Saat ini, KPU telah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk persiapan penundaan pelaksanaan pemungutan suara di 9 desa di Karanganyar. (MGN/Z-4)
Baca juga : Puluhan Pengawas TPS Grobogan Keracunan Massal Usai Bimtek Pemilu 2024
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Para pelaku lalu mengedarkannya dengan membelanjakan di pasar-pasar tradisional di Demak, Jawa Tengah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved