Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSAKNYA akses jalan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat petugas yang melakukan distribusi logistik pemilu mengambil langkah sigap. Sejumlah petugas PPS, Limas, kepolisian, dan masyarakat setempat bahu-membahu memikul logistik ke Desa Waipaar.
Jalanan yang rusak dan terjal mempersulit Panitia pemilihan kecamatan Talibura menyalurkan logistik pemilu ke panitia pemungutan suara Desa Waipaar, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Mobil pengangkut logistik pemilu kesulitan melintas di jalan rusak dan berbatuan. Mobil yang membawa 10 kotak suara besarta logistik tidak bisa melintas.
Baca juga : KPU NTT Masih Kekurangan Tinta, Segel dan Bilik Suara
Sejumlah warga bersama linmas, petugas Panwas Kecamatan dan anggota Polres Sikka pun harus berjibaku berulang kali mendorong mobil agar bisa sampai ke desa itu. Namun usaha mereka tidak berhasil.
Karena mobil tak kuat menanjak, membuat logistik pemilu terpaksa diturunkan dari mobil kemudian dipikul secara bergantian oleh petugas menuju Desa Waipaar dengan berjalan kaki dengan jarak tempuh 8 kilometer.
"Mobil tidak bisa menanjak, kami berkoordinasi sama PPKA dan mengambil keputusan logistik ke Desa Waipaar, harus di pikul oleh limas, masyarakat, dan pps," ujar Ketua Panwaslu Kecamatan Talibura, Damsik Raja Ado Pehan.
Baca juga : Logistik Pemilu 2024 Tahap Pertama Tiba di 16 Kabupaten NTT
Butuh waktu 5 jam untuk petugas membawa logistik pemilu ini tiba Kantor Desa Waipaar. Semua logistik pemilu itu kemudian diamankan di Kantor Desa Waipaar untuk pencoblosan pada Rabu, 14 Februari 2024. (Z-3)
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved