Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo menyampaikan, hujan deras yang terjadi di wilayah Yogyakarta membuat tanggul di Kelurahan Kricak, Kota Yogyakarta longsor.
"Sudah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum. Tidak ada korban jiwa," kata Singgih dalam jumpa pers mingguan, Kamis (1/2).
Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat menambahkan, tanggul yang longsor lokasinya di Kampung Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo. Talud yang longsor memiliki ketinggian lima meter, panjang sepuluh meter, dan lebar satu meter.
Baca juga : Tasikmalaya Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 31 Mei 2024
Selain itu, tanggul sungai Winongo juga longsor dengan ketinggian 4 meter, panjang 2 meter, dan lebar 60 cm. Tanggul tersebut berlokasi di Kelurahan Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad menjelaskan, hujan deras dengan disertai angin kencang hampir merata di seluruh wilayah DIY pada (31/1). Akibatnya, 1 jaringan internet terputus dan 11 pohon tumbang.
Selain itu ia menambahkan, sebanyak 33 rumah terdampak, 7 titik banjir, dan 16 titik lokasi longsor. Dari kejadian tersebut, di Gunungkidul, 2 KK mengungsi dan 1 luka-luka, akibat tanah longsor.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved