Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan guna meningkatkan daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan dilakukan PT Pertamina EP dengan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dimulai Kamis (1/2).
Total lahan rehabilitasi mencapai 23,27 Ha yang berlokasi di Gunung Tilu, Desa Girimukti, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Hampir 30% dari luasan total atau 6,27 Ha telah memasuki tahapan penanaman dan masa pemeliharaan.
Sebanyak 3.918 bibit pohon telah ditanam dengan jenis tanaman berupa pohon buah-buah seperti mangga, petai, alpukat, dan nangka yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Baca juga : Peduli Lingkungan, Bank Woori Saudara Tanam 3.000 Pohon di Daerah Bogor, Jabar
Program itu merupakan wujud komitmen Pertamina EP sebagai pemegang Persetujuan Pakai Kawasan Hutan (PPKH) dalam menjalanan revegetasi pasca aktivitas hulu migas selain di areal operasi Perusahaan.
Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dyah Murtiningsih mengatakan program penanaman pohon itu tepat untuk mendukung tiga aspek pertahanan. Pertama, penanaman pohon di kawasan DAS tepat untuk membangun ketahanan lingkungan.
Kedua, katanya, saat ini dunia berada dakam pemanasan global dan perubahan iklim.
Baca juga : Aksi Tanam Pohon Serentak, BRI Finance Perkuat ESG & Dukung Indonesia Hijau
“Penanaman pohon ini akan mendukung ketahanan air, sehingga rehab DAS dengan penanaman pohon sangat tepat. Selain itu, pelibatan petani ini juga mendukung penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Senior Manager Relations Regional Jawa Pertamina Ep Agus Suprijanto, menyatakan pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah terkait kebijakan rehabilitasi lahan bagi pemilik IPPKH untuk menjaga sumber daya air.
“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pertamina EP sekaligus sebagai upaya kesadaran dan kepedulian bersama masyarakat terkait pemulihan sumber daya hutan dan lahan", jelas Agus.
Baca juga : Pertamina Teruskan Percepatan Energi Terbarukan di Kampung Keberagaman Merbabu Asih, Cirebon
Dalam pelaksanaannya, Pertamina EP turut melibatkan Kelompok Tani Hutan “Tani Mandiri”, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII dan BPDAS Cimanuk Citanduy serta Desa Girimukti untuk berperan aktif mulai pembuatan bibit tanaman, penanaman hingga pemeliharaan yang nantinya berlangsung selama 3 tahun.
Sebagai mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan, turut didukung Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sejalan dengan visi Pemerintah dan Pertamina untuk menurunkan emisi karbon, rehabilitasi DAS merupakan salah satu program dekarbonisasi untuk menurunkan emisi karbon yang dalam perhitungannya menggunakan metoda INSIGHT (INovasi SIG untuk HuTan), yaitu pengembangan aplikasi akuisisi data penyajian dan perhitungan serapan karbon Gas Rumah Kaca.
Baca juga : MSP Serah Terima Hasil Rehabilitasi DAS ke KLHK
Penggunaaan aplikasi INSIGHT juga dapat mempercepat kegiatan monitoring dan pelaporan yang dapat dipertanggung jawabkan.
Agus menambahkan, kegiatan rehabilitasi DAS uga berdampak positif ke aspek perekonomian masyarakat yang turut dilibatkan dalam prosesnya guna menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat. “Dengan komitmen menjaga Ketahanan Energi Nasional, mari kita tetap menjaga Kelestarian Lingkungan dengan program Indonesia Hijau Bersama”, ujar Agus.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai yang dilakukan oleh Pertamina EP.
Baca juga : Ganjar Gencarkan Gerakan Penghijauan untuk Cegah Banjir
Kegiatan tersebut adalah bagian dari implementasi program low carbon initiatives sebagai bagian dari rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0 untuk menjaga keberlanjutan lingkungan yang salah satunya adalah kegiatan penanaman pohon.
“Kami mengapresiasi atas kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Pertamina EP, termasuk yang hari ini melakukan rehabilitasi DAS di Gunung Tilu, Desa Girimukti, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di KKKS lainnya di seluruh Indonesia”, ujar Hudi.
Hudi mengungkapkan, tahun lalu industri hulu migas telah melakukan kegiatan penanaman pohon mencapai 2,2 juta pohon yang memiliki potensi penyerapan emisi karbon sebanyak 4,3 juta ton CO2 per tahun.
Baca juga : Dukung Investasi Jangka Panjang, PLN Indonesia Power Rehabilitasi DAS Serayu
Dia menambahkan, tahun ini dan tahun-tahun mendatang kegiatan penanaman pohon akan terus dilakukan dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya nyata industri hulu migas menjaga lingkungan dan menyerap emisi karbon. (Z-5)
Pemerintah tengah melakukan pendekatan negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di kawasan Selat Hormuz.
Kuota sebanyak 5.000 peserta sudah terpenuhi hanya dalam enam jam sejak dibukanya pendaftaran pada 3 Maret 2026.
Program Bengkel Persiapan Mudik akan dimulai pada 6–7 Maret 2026, sementara Bengkel Siaga Mudik beroperasi pada 14–20 Maret 2026 di berbagai titik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut upaya diplomasi tengah dilakukan untuk mengeluarkan dua kapal tanker milik PIS yang saat ini berada di Selat Hormuz.
Pertamina pantau ketat dua kapal tanker di Selat Hormuz menyusul ketegangan Iran-AS. Pastikan stok BBM aman jelang Ramadhan dan Idul Fitri meski dinamika global memanas
KLH memperluas pengawasan dan kajian lingkungan di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritas nasional sebagai langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi misalnya banjir
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
Direktur Pengaduan dan Pengawasan, Ardyanto Nugroho menegaskan bahwa tindakan seperti penutupan saluran limbah, pemasangan papan pengawasan dan garis PPLH merupakan langkah awal.
Banjir mengingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan, terutama di kawasan-kawasan hutan pada hulu Daerah Aliran Sungai (DAS).
Tim verifikasi lapangan telah mengidentifikasi pencemaran dan perusakan lingkungan di dua lokasi wisata, yaitu Hibics Fantasy Puncak dan Eiger Adventure Land.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved