Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MITIGASI perubahan iklim menjadi perhatian PT Paiton Energy (PE) dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI). Hal itu diuntjukkan lewat kerja sama dengan kelompok masyarakat Desa Kaliacar dan Ranu Wurung, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dalam kegiatan penanaman 34.000 pohon gamal.
Presiden Direktur POMI, Sugiyanto mengatakan, inisiatif itu merupakan bagian dari program menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui skema perhutanan sosial. Kegiatan tersebut juga sekaligus merupakan perayaan Hari Menanam Pohon Sedunia yang jatuh pada 10 Januari.
Tujuan utama dari penanaman pohon adalah komitmen Perusahaan terhadap penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini juga agar Perusahaan berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) poin 13 yaitu pengambilan aksi dalam penanganan perubahan iklim, serta poin 15 melindungi, memulihkan, dan mendukung ekosistem daratan.
Baca juga : Tingkatkan Kelestarian Lingkungan, PE-POMI Gandeng Pemkab Probolinggo
Penanaman pohon menjadi salah satu pilihan terbaik untuk mitigasi perubahan iklim karena pepohonan memiliki kemampuan alamiah untuk menyerap konsentrasi emisi karbon di atmosfer dalam durasi relatif singkat.
Selain itu, penanaman pohon juga berdampak bagi ekonomi masyarakat sekitarnya.
Pemilihan pohon gamal sebagai fokus penanaman tidak hanya didasarkan pada pertimbangan ekologis, tetapi juga aspek ekonomis. Pohon gamal memiliki manfaat ganda sebagai penjaga kelestarian hutan dan sumber pangan, pakan ternak, serta bahan bakar alami.
Baca juga : Aksi Tanam Pohon Serentak, BRI Finance Perkuat ESG & Dukung Indonesia Hijau
Manfaat dari penanaman pohon gamal antara lain melibatkan pemeliharaan lingkungan dan kelestarian hutan, ekonomi masyarakat melalui pengolahan kayu gamal menjadi wood pellet biomass, serta manfaat sebagai pakan ternak yang dapat meningkatkan produktivitas peternakan lokal.
“Pada akhirnya diharapkan dapat memberikan manfaat kesejahteraan secara jangka Panjang bagi masyarakat di Desa Kaliacar dan Ranu Wurung," kata Sugiyanto.
Ketua Kelompok Tani Alam Subur Sudaryono mengatakan dalam semangat gotong-royong, masyarakat Desa Kaliacar dan Ranu Wurung berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon gamal.
Baca juga : Respons Perubahan Iklim, CKB Group Hadirkan Program CSR 'Cinta Kepada Bumi'
“Pemilihan pohon gamal tidak hanya didasarkan pada pertimbangan ekologis tetapi juga aspek ekonomis, karena kami percaya bahwa pohon gamal akan memberikan manfaat ganda sebagai penjaga kelestarian hutan dan sumber pangan, pakan ternak, serta bahan bakar alami," kata Sudaryono.
Paiton Energy akan terus berupaya meningkatkan dampak positif terhadap lingkungan melalui praktik bisnis yang berkelanjutan dan inisiatif peningkatan kinerja lingkungan yang berkelanjutan. Perusahaan mensinergikan kegiatan penanganan perubahan iklim melalui Program Paiton bErsiNERGY.
Program Paiton bErsiNERGY juga terbukti sudah berhasil dijalankan lewat penghargaan Indonesia Green Awards 2024 atas program “Popok ke Pot" (Dari Limbah Menjadi yang Terbaik).
Baca juga : Dukung Pengurangan Emisi, BRI Menanam Proyeksikan Penyerapan Karbon Hingga 108 Ribu Ton CO2
Paiton Energy telah melaksanakan program CSR sejak 2000 yang dirancang setiap tahun, dan dipantau oleh Komite Pengembangan Masyarakat. Program dikategorikan dalam tiga fokus yaitu mendukung keberlanjutan Perusahaan (pembangkit), keberlanjutan sosial ekonomi, serta keberlanjutan energi dan lingkungan. (Z-5)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
Analisis global terhadap 31.000 spesies pohon mengungkap tren mengkhawatirkan: spesies pohon yang tumbuh lambat mulai punah, digantikan pohon cepat tumbuh yang rapuh.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Meski perubahan iklim mengancam es laut, beruang kutub di Svalbard justru ditemukan lebih sehat dan gemuk. Apa rahasianya?
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
GERAKAN penghijauan berskala nasional secara resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved