Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH wisatawan mancanegara (wisman) terjebak saat terjadi banjir lahar Gunung Semeru yang menerjang secara tiba-tiba dari atas air terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (31/1).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Yuli Harismawati mengungkapkan hal itu saat dikonfirmasi per telepon, di Lumajang, Kamis (1/2).
"Kemarin beberapa turis asing dan wisatawan domestik yang didampingi oleh guide turun ke bawah air terjun Tumpak Sewu saat terjadi banjir lahar yang membawa endapan lumpur," kata dia.
Baca juga : Lumajang dan Malang Saling Klaim Air Terjun Tumpak Sewu
Yuli pun mengungkapkan kronologi kejadiannya. Saat itu, lanjut dia, cuaca cukup cerah di objek wisata air terjun Tumpak Sewu, sehingga beberapa wisatawan asing dan domestik bersama guide turun ke dasar air terjun untuk melihat lebih dekat keindahan air terjun.
"Beberapa wisatawan itu melihat percikan lumpur yang turun dengan deras dari atas. Semuanya menghindar dan bernaung ke tempat yang aman karena debit air cukup tinggi," tuturnya.
Pihak pemandu wisata akhirnya mengirimkan foto kepada rekannya yang berada di atas dan meminta pertolongan agar segera dievakuasi dari dasar air terjun Tumpak Sewu bersama rombongan wisman dari China yang masuk dari Kabupaten Malang.
Baca juga : Pembersihan Material Gunung Semeru Terus Dilakukan
"Sebanyak 20 guide mengevakuasi semua wisatawan asing dan domestik yang terjebak di bawah air terjun Tumpak Sewu saat banjir lahar hujan itu surut. Semuanya dalam kondisi selamat," katanya.
Kendati demikian pihak Dinas Pariwisata Lumajang tidak menutup sementara objek wisata air terjun Tumpak Sewu pasca-kejadian terjebaknya wisatawan asing dan domestik saat banjir lahar, sehingga air terjun yang eksotis tersebut tetap dibuka untuk umum.
"Kami mengirim surat kepada pihak pengelola air terjun Tumpak Sewu dan Kades Sidomulyo agar saat turun hujan dan kondisi mengkhawatirkan, Tumpak Sewu ditutup sementara, dan wisatawan hanya boleh sampai di panorama Tumpak Sewu," ujarnya.
Baca juga : Diguyur Hujan Deras, Banjir Lahar Dingin Semeru Terdeteksi 1,5 Jam
Sebelumnya sebuah video beredar di beberapa WhatsApp (WA) Grup yang memperlihatkan banjir lahar hujan yang berwarna kecoklatan turun ke air terjun Tumpak Sewu cukup deras, padahal suasana objek wisata tersebut cerah.(Ant/Z-4)
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Sea Walker Mandeh ini inisisasi oleh kelompok masyarakat Konservasi Mandeh Blue Diving yang menawarkan pengalaman baru dalam wisata bahari.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
Ada peningkatan kunjungan wisata di Bandung Barat sebesar 93.725 wisatawan
LIBUR Natal dan Tahun Baru menjadi momentum Jawa Timur sebagai tujuan wisata.
PULUHAN ribu pengunjung memadati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur saat perayaan Tahun Baru 2026, Kamis (1/1).
Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (21/12/2025) pagi dengan tinggi kolom abu 1.200 meter.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
BANJIR lahar hujan disertai material vulkanik Gunung Semeru merendam sebanyak 15 rumah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
AKTIVITAS Gunung Semeru terus menurun.
BMKG juga mendeteksi adanya aktivasi Gelombang Rossby Equator dan Low Frequency di sebagian besar Jawa Timur pada periode 25 November-2 Desember 2025.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pembangunan sodetan aliran lahar Gunung Semeru yang melintas di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved