Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Konsumen Bank Indonesia Provinsi Lampung (BI Lampung) menyebutkan keyakinan masyarakat Lampung terhadap kinerja ekonomi pada Desember 2023 tetap kuat.
Hal itu terindikasikan dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada pada level optimis (>100) sebesar 131,75. Optimisme konsumen tersebut tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan 141,00 pada bulan November 2023.
Menurut Kepala Perwakilan BI Lampung, Junanto Herdiawan menyebutkan IKK Provinsi Lampung yang tetap positif sejalan dengan IKK Nasional pada Desember 2023 sebesar 123,8, atau tetap berada pada level optimis.
Baca juga: Bank Indonesia Yakin Ada Ruang Penurunan BI Rate
“IKK yang mencerminkan persepsi konsumen terhadap kinerja perekonomian saat ini tetap berada pada level optimis. Hal ini tercermin dari IKE sebesar 119,67, meski lebih rendah jika dibandingkan dengan 131,33 pada November 2023,” ujar Junanto melalui siaran pers BI Lampung, Rabu (17/1).
Tetap kuatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, katanya, didukung oleh optimisme konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja saat ini, dan tingkat konsumsi barang tahan lama (durable goods).
Baca juga: Nilai Transaksi Digital Meningkat, Penggunaan Kartu Menurun
Pada Desember 2023, pada survei BI Lampung menyebutkan, 35% responden memiliki persepsi penghasilan saat ini meningkat jika dibandingkan enam bulan lalu. Sejalan dengan hal tersebut, sebanyak 39,5% responden memiliki persepsi ketersediaan lapangan kerja saat ini meningkat jika dibandingkan dengan enam bulan yang lalu.
Adapun, keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian durable goods tercatat tumbuh melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Tercatat 40% responden menyatakan konsumsi durable goods yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode November 2023, sementara 46% responden lainnya menyatakan relatif stabil.
Konsumsi durable goods yang meningkat terutama pada belanja elektronik, sementara 40% responden lainnya memilih belanja furniture dan perabotan rumah tangga.
Sementara itu, IEK yang mencerminkan persepsi konsumen terhadap kinerja perekonomian 6 bulan ke depan (Juni 2024) juga tetap berada pada level optimis. IEK pada Desember 2023 tercatat sebesar 143,83 lebih rendah jika dibandingkan dengan 150,67 pada periode sebelumnya.
Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yang tetap optimis terutama ditopang oleh stabilnya perkiraan penghasilan enam bulan yang akan datang. Sebanyak 56,5% responden memprakirakan penghasilan 6 bulan mendatang meningkat, sementara 38% responden lainnya memprakirakan stabil. Sebanyak 50,4%
Responden menyatakan penghasilan yang lebih tinggi pada enam bulan mendatang karena adanya kenaikan/tambahan gaji/upah. Sementara 23,9% responden menyatakan akan ada kenaikan omset.
Di sisi lain indeks ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja tercatat sebesar 139,0 atau lebih rendah jika dibandingkan dengan 147,0 pada bulan sebelumnya. Hal itu sejalan dengan perkiraan kondisi kegiatan usaha secara umum pada 6 bulan yang akan datang. (Ria/Z-7)
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved