Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) selama 10 hari ke depan. Dari data tersebut, beberapa daerah di Sultra diprediksi berpotensi mengalami hujan sedang hingga tinggi mulai 11-20 Januari 2024.
Prakiraan cuaca tersebut sebagaimana tercantum dalam Surat BMKG Wilayah IV, nomor e.B/KL.00.02/006/KBB4/I/2024 yang diperuntukkan bagi Gubernur Sulawesi Tenggara.
Untuk 11-13 Januari 2024, prakiraan potensi hujan sedang hingga lebat akan melanda Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Buton Selatan, Wakatobi, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat dan Kendari.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Jakarta 10 Februari 2024, Jangan Lupa Sedia Payung
Selanjutnya, prakiraan cuaca pada 14-16 Januari 2024, potensi hujan sedang hingga lebat akan melanda Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka Utara, Buton Selatan, Wakatobi dan Konawe Utara,
Untuk prakiraan cuaca pada 17-20 Januari 2024, potensi hujan sedang hingga lebat akan melanda Kabupaten Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Buton Utara, Buton, Wakatobi, Buton Selatan, Kendari, dan Kota Baubau.
Sementara itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi dengan kategori waspada, siaga dan awas berpotensi banjir, banjir bandang dan longsor.
Baca juga : Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah pada 10 Februari 2024
Peringatan dini tersebut diprediksi terjadi di Kabupaten Konawe, yakni di Kecamatan Abuki, Anggaberi, Asinua, Latoma, dan Tongauna.
Sementara itu, di Kabupaten Konawe Utara, yakni kategori waspada di Kecamatan Lasolo dan Wiwirano, sedangkan kategori siaga di desa Andowia, Asera, Molawe, dan Oheo.
Dalam surat tersebut Kepala BMKG Wilayah IV, Irwan Slamet mengimbau agar informasi prakiraan cuaca ini bisa dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak ikutan kondisi tersebut. (Z-4)
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved