Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PSI, Kaesang Pangarep melakukan safari politik ke sejumlah di daerah di Sumatra, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Jambi hingga Sumatra Selatan.
Hari ini, Kaesang berkunjung ke Riau guna bersilaturahim dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau. Pada diskusi tersebut, Kaesang sempat mendapat pertanyaan terkait terjun ke dunia politik.
Baca juga: Ditanya Netralitas Usai Makan Bareng Prabowo, Jokowi: Wong Ketemu Malam Hari, Hari Libur
Ia mengatakan, mengenal dunia politik saat ayahnya, Joko Widodo menjadi Wali Kota Solo. Namun, Kaesang sempat berpikir ingin menjadi pengusaha.
“Kami sebagian keluarga masih berpikiran, saya akan menjadi pengusaha kalau sudah besar,” ujar Kaesang di hadapan anggota dan pengurus PSMTI Riau di kawasan Pekanbaru, Senin (8/1).
Baca juga: Jokowi Mengaku Belum Dapat Undangan HUT PDIP
Namun seiring berjalannya waktu, selain menjadi pengusaha, Kaesang akhirnya mengikuti jejak ayahnya dan kakaknya Gibran Rakabuming Raka, terjun di dunia politik. Kaesang yang kini menjadi Ketum PSI mulai memiliki pemikiran luas pada dunia politik.
“Politik menjadi satu bagian yang seru dan indah karena kita melakukan sesuatu di politik itu, bisa merubah sesuai dengan apa yang kita inginkan,” ucap Kaesang.
Kaesang mencontohkan, regulasi yang baik kepada masyarakat akan langsung dirasakan. Selain itu, Kaesang memiliki usaha yang mendidik remaja untuk memahami IT Programmer dan memberikan pendidikan gratis selama tiga bulan. “Mereka yang sudah terdidik dicarikan pekerjaan,” terang Kaesang.
Kaesang ingin caranya memberikan pelatihan atau pendidikan kepada remaja dapat dimasukan pada kurikulum Kemendikbud Ristek. Hal itulah yang mendorong Kaesang untuk terjun ke dunia politik.
“Itulah kenapa saya pengen di politik, supaya saya punya akses,” terang Kaesang.
Memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan, mendorong Kaesang terjun di dunia politik. Sebelumnya, Kaesang membantu Taman kanak-kanak (TK) yang belum tersertifikasi sehingga anak yang selesai pendidikan di sekolah tersebut tidak memiliki ijazah.
“Selama dua bulan teman-teman PSI membantu sekolah hingga akhirnya sekolah tersebut memiliki sertifikasi,” terang Kaesang.
Kaesang akan berusaha membantu masyarakat yang kesulitan melalui politik yang dijalankannya bersama PSI. Di sisi lain, ia mengakui terjun di dunia tidak memiliki uang banyak dibandingkan menjadi pengusaha. Namun kepuasan batin yang mendorong Kaesang berpolitik sehingga dapat membantu masyarakat.
“Kalau di politik saya masih menyempatkan diri untuk bekerja walaupun seminggu sekali,” pungkasnya, (P-3)
IMAM Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengungkapkan sejumlah rencana besar pembenahan dan pengembangan, mulai dari penataan, pencahayaan, hingga perbaikan kawasan sekitar masjid.
Pagelaran budaya ini dimulai 25 Februari 2026 hingga 3 Maret 2026 ini mengusung tema “Warisan Budaya Kekuatan Bangsa”.
Once Mekel, menyinggung soal peran presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Komgzili.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa komunitas Tionghoa memiliki kontribusi nyata.
PERAYAAN Imlek kini tidak lagi sembunyi-sembunyi. Imlek bahkan sudah menjadi bagian dari perayaan hari besar dan tradisi budaya masyarakat Indonesia yang multipluralis.
Pemenang diharapkan mampu membangkitkan kecintaan terhadap budaya Tionghoa sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved