Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA gempa tektonik masing-masing dengan magnitido 4,4 dan 4 mengguncang Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (26/12) pukul 19:12 dan Rabu (27/12) pukul 06.51 Wita.
Guncangan gempa diirasakan III MMI, sempat membuat warga berhamburan keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Warga baru kembali ke rumah setelah guncangan gempa berakhir.
"Tadi malam guncangan gempa kuat sekali, kalau pagi ini guncangannya tidak terlalu kuat," kata Helen, warga Betun, Kabupaten Malaka.
Baca juga: 2 Rumah di Brebes Rusak Akibat Gempa Tegal
Sesuai laporan Stasiun Geofisika Kupang, pusat tempat terjadi di darat pada koordinat 9.66 LS, 124.89 BT, sekitar 14 kilometer barat daya Malaka, pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa kedua terjadi pukul 07.31 Wita berjarak1 kilometer tenggara Malaka pada koordinat 9.61 LS,124,99 BT pada kedalaman 10 kilometer. "Hingga saat ini masih belum ada laporan kerusakan dari BPBD setempat," kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Margiono.
Baca juga: Gempa Kuat Magnitudo 7,6 Guncang Filipina Selatan, Timbulkan Kekhawatiran Tsunami
Margiono mengatakan, sesuai lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Gempa tidak berpotensi tsunami. Margiono mengimbau kepada masyarakat setempat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. (Z-3)
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 yang mengguncang Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Majalengka dilanda gempa bumi tektonik, Minggu (9/11) sekitar pukul 10.01 WIB. Hingga kini, gempa tersebut belum menunjukkan aktivitas gempa susulan.
GEMPA tektonik dengan kekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin pukul 13.56 WITA.
Gempa tersebut merupakan rangkaian dari gempa susulan Sukabumi yang dirasakan di wilayah Kabandungan dengan skala intensitas II-III MMI.
Gempa tektonik itu dirasakan hingga empat wilayah di Kabupaten Sukabumi, yakni di Kalapanunggal, Kabandungan, Dramaga, dan Palabuhan Ratu dengan Skala Intensitas II MMI.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved