Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengembang kawasan terpadu Amesta Living Surabaya melakukan seremoni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Netciti Persada. PT Netciti Persada adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan telekomunikasi jaringan broadband.
Amesta Living merupakan salah satu perumahan yang dikembangkan oleh PT Graha Abdael Sukses (GAS), yaitu perusahaan properti gabungan antara PT Intiland Development Tbk & PT Abdael Nusa. Amesta Living ini berlokasi di Nol kilometer Jalan Outer East Ring Road (OERR), Surabaya Timur.
Baca juga : SnackVideo Hadirkan GARM untuk Pastikan Tidak Ada Konten Video Berbahaya
“Dalam proyek Amesta Living ini kami memadukan konsep biophilic pada desain rumah japandi (japanese-scandinavian) yang berupaya membangun kembali hubungan manusia dengan alam, membentuk lingkungan sehat yang mendorong kreativitas dan meraih kehidupan yang produktif,” ujar Direktur utama GAS Hans Wibisono, Selasa (5/12).
"Mendekatkan manusia dengan alam juga dilakukan di setiap bangunan yang didesain, yaitu melalui pencahayaan natural, sirkulasi udara, dan lanskap alami di dalam yang di mana semuanya itu dapat meningkatkan wellbeing dari penghuni," sambungnya.
PT Graha Abdael Sukses, dalam meluncurkan proyek baru selalu memilih lokasi strategis yang dekat dengan fasilitas umum dan juga infrastruktur. Seperti di Amesta Living yang memiliki lokasi strategis, yaitu dekat dari Bandara Internasional Juanda, pintu Tol Tambak Sumur, kawasan bisnis Surabaya Timur, serta institusi pendidikan.
Netciti merupakan ISP broadband yang telah 10 tahun berkiprah di dunia telekomunikasi digital yang berfokus pada kepuasan pelanggan. Netciti juga memberikan layanan Internet Service Provider (ISP) dengan layanan internet unlimited yang mengedepankan kepuasan pelanggan.
Presiden Director PT Netciti Persada Luk Phin Tirtokuntjoro menegaskan kebutuhan internet pada kawasan perumahan telah menjadi sebuah keharusan. Kehadiran Netciti di Amesta Living akan memanjakan penghuni perumahan untuk mendapatkan layanan jaringan internet unlimited terbaik. (B-4)
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved