Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian provinsi di Indonesia pada Minggu (19/11).
Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tersebut ada di Aceh, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku Utara.
Kemudian Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Hartanto di Jakarta, Minggu (19/11), mengatakan puncak musim hujan Indonesia diprakirakan pada Januari dan Februari 2024.
Baca juga:
> Pohon Tumbang, Lahan Sawah Nyemplung ke Jurang di Badung Setelah Hujan Lebat
> Masih Ada Pengaruh El Nino, Intensitas Hujan di Sejumlah Wilayah Bakal Lebih Rendah
Sementara itu, lanjutnya, wilayah Jakarta dan sekitarnya telah memasuki musim hujan pada bulan ini. Oleh karena itu, kata dia, masyarakat serta pejabat terkait diimbau untuk mengantisipasi sejumlah potensi dampak musim hujan.
Kami melihat bahwa potensi hujan deras di beberapa tempat sudah terjadi. Kami juga mengimbau pohon-pohon di daerah lintasan aktivitas manusia agar dirapikan, agar tidak terjadi pohon tumbang," ujar Hartanto.
Hartanto mengatakan saat ini potensi bencana tidak hanya terpaku pada satu jenis bencana, melainkan multi-bencana atau multihazard. Potensi bencana dari musim hujan dapat berlangsung bersamaan seperti banjir dan tanah longsor. (Z-6)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Selasa 10 Maret 2026. Waspada potensi hujan petir di Jaksel dan Jaktim serta angin kencang di Jakarta Utara.
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved