Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem Julie Sutrisno Laiskodat Dapil NTT I bekerja sama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menyelenggarakan sosialisasi cegah kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan ini diikuti oleh masyarakat Desa Lohayong I dan sekitarnya, Minggu (5/10).
Dalam sambutannya ia mengajak kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan dengan sebaik- baiknya.
Baca juga: Kebakaran Hutan di California Memicu Evakuasi 4.000 Orang
Menurutnya kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang dampak buruk kebakaran hutan dan lahan.
"Lingkungan ini diberikan secara gratis dan cuma-cuma oleh tuhan. Maka tugas kita adalah menjaga dan merawat secara baik. Lingkungan akan menarik dan punya daya tarik maka harus dijaga" kata Julie Sutrisno.
Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan dalam melakukan pencegahan kebakaran, salah satunya adalah perlu adanya kesadaran masyaraka dalam bertani.
Baca juga: Pemadam Kebakaran Australia Berjuang Mengendalikan Kebakaran Hutan Mematikan
Ia berharap agar masyarakat petani yang ingin membuka kebun harus menggunakan bantuan alat berupa traktor dan tidak harus membakar.
"Maka kalau mau lingkungan itu bagus kita akan bantu dengan traktor untuk pengolahan lahan pertanian. Jadi jangan dibakar dan merusak. Kita butuh makan maka jangan merusak tanah yg diberikan tuhan itu" tandasnya.
Ia juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
"Dari sampah kita bisa olah untuk menjadi sesuatu yang punya nilai jual", kata Julie Laiskodat.
Salah satu Tokoh masyarakat Desa Lohayong I Dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat yang telah menginisiasi kegiatan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan bagi masyarakat.
"Ibu Julie Sutrisno telah memberikan motivasi kepada kita agar Solor menjadi lebih baik. Maka perlu ada kesadaran bersama untuk bersama untuk tidak membakar hutan dan lahan", ungkapnya.
Ia berharap agar sosialisasi melahirkan semangat baru serta adanya kesadaran untuk selalu menjaga lingkungan.
"Solor akan menjadi lebih baik apalagi kita mempunyai tanggung jawab lebih terhadap alam kita" tandasnya.
"Kita tidak berharap orang Dari luar. Kesadaran itu berangkat dari kita semua.Terima kasih atas kunjungan ke Ibu Julie Sutrisno Laiskodat", Ujar Politisi NasDem tersebut.
Sementara itu, Iwan Putranto dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengendalian Iklim dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi kebakaran hutan dan lahan itu sangat penting bagi masyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini dianggap mampu menciptakan semangat bersama menempatkan pencegahan sebagai hal utama.
“Salah satu faktor penting dalam keberhasilan dalam menurunkan angka kebakaran hutan dan lahan adalah pencegahan dengan mensosialisasikan ke masyarakat karna kebakaran hutan dan lahan kebanyakan terjadi oleh faktor manusia,” ungkapnya. (Z-10)
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Uni Eropa mengirimkan dua pesawat pemadam kebakaran ke Spanyol untuk membantu memadamkan kebakaran hutan.
Badan Keamanan dan Situasi Darurat Wilayah Otonomi Madrid menyatakan 180 orang dievakuasi akibat kebakaran hutan tersebut.
Gelombang panas mencapai 44°C melanda Eropa Selatan, memicu kebakaran hutan dan memaksa ribuan orang tinggalkan rumah.
Lebih dari seribu orang dievakuasi di Spanyol akibat kebakaran hutan yang terus meluas.
Kawasan bukit Corbières di Prancis selatan terbakar. Sekitar 8.000 lahan dilalap api, menutup akses jalan tol, dan melukai dua orang.
MEMASUKI pekan terakhir bulan Agustus 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana hingga Selasa (26/8) pukul 07.00 WIB.
Kebakaran melanda Arthur’s Seat, bukit ikonik di Edinburgh, Skotlandia. Api cepat menjalar di Holyrood Park, memaksa evakuasi warga dan wisatawan.
Kementerian Kehutanan menindak tegas pelaku kebakaran hutan. Sebanyak 10 korporasi telah disegel dan dalam penyelidikan dan 2 perusahaan dikenakan sanksi administratif.
Gakkum Kehutanan menyegel sejumlah titik areal bekas terbakar yang berada dalam kawasan hutan produksi pada PBPH PT. PML, di Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan.
Di Kota Palangkaraya luas lahan yang dilahap si jago merah mencapai 16,99 hektare dengan 55 kejadian kebakaran terjadi di sejumlah titik.
Pemerintah Provinsi Kalbar mencatat luas area terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut mencapai 1.149,02 hektare, per 31 Mei 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved