Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 403 titik panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terdeteksi di Pulau Sumatra. Jumlah titik panas terbanyak masih didominasi Sumatra Selatan sebanyak 241 titik.
"Jumlah titik panas di Sumatra sebanyak 403 titik. Jumlah terbanyak masih di wilayah Sumatra Selatan sebanyak 241 titik," kata forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Anggun, Jumat (3/11).
Ia menjelaskan, selain Sumatra Selatan dengan 241 titik, sejumlah titik panas juga terdeteksi di wilayah Lampung sebanyak 86 titik, Bangka Belitung 64 titik, Jambi 6 titik, Sumatra Barat 4 titik, dan Riau sebanyak 2 titik panas. Sehingga total jumlah titik panas di wilayah Sumatra mencapai 403 titik.
Baca juga : 378 Titik Panas Karhutla Terdeteksi di Sumatra
"Untuk sebanyak 2 titik panas di Riau terpantau berada di Indragiri Hilir," ujarnya.
Sementara Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru Chaerul Parsaulian Ginting mengatakan hujan yang telah mengguyur wilayah Riau membuat kondisi karhutla aman dan kondusif. Namun tim Manggala Agni tetap selalu bersiaga dan melakukan patroli untuk pencegahan karhutla.
Baca juga : Walhi Ungkap 14 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan Selatan
"Kondisi Karhutla di Pekanbaru kondusif," pungkasnya. (Z-5)
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved