Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA bocah perempuan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya, kedua bocah dilaporkan hilang di sungai Percut, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, pada Selasa (24/10).
Budiono, Kepala Kantor Basarnas Medan, mengatakan operasi pencarian terhadap dua bocah perempuan di sungai Percut sudah dihentikan. Operasi dihentikan setelah korban kedua ditemukan.
"Kayla Nazwa, bocah perempuan yang hanyut di Sungai Percut, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan," ungkapnya, Kamis (26/10).
Baca juga: Polisi kembali Ungkap Minyak Pelumas Palsu di Deli Serdang
Ihwal peristiwa ini terjadi ketika pada Selasa (24/10), kedua korban--Kayla Nazwa dan Rahel Fadillah--berenang bersama teman-temannya di sungai Percut pada sekitar pukul 13.30 WIB. Namun saat asyik berenang, keduanya tiba-tiba hanyut terseret arus sungai.
Kejadian itu disaksikan teman-teman korban. Mereka kemudian segera meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar sungai.
Baca juga: Sumbar Surplus Beras di tengah Ancaman El Nino
Namun belum lagi warga melakukan pencarian, kedua korban sudah menghilang. Kejadian ini pun dilaporkan sampai kemudian informasinya diterima Basarnas Medan.
Budiono mengatakan, setelah informasi itu diterima pihaknya segera melaksanakan operasi SAR terhadap kedua bocah perempuan berusia 11 tahun tersebut. Tim SAR menggunakan perahu LCR dan alat sonar pendeteksi objek di bawah air yaitu Underwater Searching Device (UWSD).
Setelah melakukan pencarian, tim SAR berhasil menemukan Rahel Fadillah terlebih dahulu. Rahel ditemukan pada hari kedua pencarian, Rabu (26/10), pukul 12.50.
Rahel ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia berjarak 11 kilometer dari titik awal hanyut. Namun pada hari itu Kayla belum dapat ditemukan.
Kayla baru ditemukan keesokan hari atau pada hari ini, Kamis 26/10), hari ketiga pencarian. Kayla juga ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, tetapi hanya berjarak satu kilometer dari lokasi awal hanyut. Jasad kedua bocah perempuan tersebut telah dievakuasi dari sungai dan diserahkan ke pihak keluarga. (Z-2)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPPĀ Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungaiĀ Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved