Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Angin kencang menyapu tiga daerah yaitu Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah menyebabkan puluhan rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi, Rabu (25/10) sore hingga malam. Bencana angin kencang ini merupakan kesekian kalinya terjadi di Kalsel yang menandai peralihan musim dari musim kemarau ke musim penghujan. Diperkirakan cuaca buruk ini masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah menyebutkan angin kencang menyapu sejumlah desa di tiga daerah yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Barito Kuala. Selain angin kencang, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terpantau terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Banjar.
Baca juga: Angin Kencang Mengancam Kalsel
Bencana angin kencang terparah terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala. "Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan 70 rumah warga mengalami kerusakan dan tujuh rumah di antaranya rusak total atau berat. BPBD telah menyalurkan bantuan tanggap darurat sejak Rabu (25/10) malam dan mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum," ungkap Kepala BPBD Barito Kuala, Aris Saputera, Kamis (26/10).
Serangan angin kencang yang menyebabkan kerusakan rumah warga ini merupakan kali ketiga terjadi di wilayah Barito Kuala. Sebelumnya sebanyak 20 rumah warga mengalami kerusakan. Sedangkan di Hulu Sungai Selatan tercatat lima rumah warga di Kecamatan Daha Selatan mengalami kerusakan termasuk pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik dan Telkom.
Baca juga:
Kepala BPBD Banjar Warsita mengatakan sepanjang 2023 ini terjadi 31 kali kejadian angin kencang di wilayahnya. Tercatat angin kencang menyapu 49 desa di 14 kecamatan dan menyebabkan 355 rumah yang dihuni 377 keluarga mengalami kerusakan ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum juga terdampak dengan kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (Z-3)
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved