Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK sembilan rumah warga ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran di Kelurahan Padang Bulan, Kota Medan, Jumat (13/10) pagi. Kebakaran di kawasan Jalan Pembangunan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang, pada Jumat (13/10), sekitar pukul 7.30 WIB.
"Sembilan rumah warga terbakar dalam kejadian ini," ungkap Muhammad Yunus, Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Jumat (13/10). Api diduga berawal dari rumah salah satu warga bernama Sahran.
Percikan api akibat korsleting listrik di rumah itu diduga menjadi penyebabnya. Dari rumah Sahran, api menjalar ke rumah-rumah lain dengan cepat.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov Jateng Gelar Gerakan Pasar Murah di Klaten
Menurut Yunus, kobaran api merambat dengan cepat karena sebagian bangunan rumah-rumah tersebut berdinding kayu (semipermanen). Besarnya kobaran api juga akibat bahan-bahan material yang banyak bertebaran di dekat rumah-rumah tersebut.
Warga yang rumahnya berdekatan di sekitar lokasi kebakaran sempat panik dengan berhamburan keluar sambil menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka. Sebagian warga juga berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.
Baca juga: Tekan Lonjakan harga Beras BI Tegal Gelar Pasar Murah di Pemalang
Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama. Petugas damkar yang menerima laporan segera tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dibantu warga.
Menurut Yunus, besar dan cepatnya jalaran kobaran api membuat pihaknya mengerahkan lima mobil damkar. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah. "Untuk penyebabnya dan lain-lain akan kami selidiki lebih lanjut," pungkasnya. (Z-2)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved