Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan mulai mengguyur beberapa daerah di Pantura, Jawa Tengah. Meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim penghujan baru akan mulai pada November mendatang.
"Berdasarkan pantau cuaca hujan dengan intensitas ringan turun tidak merata pada malam hari di beberapa daerah pantura, sedangkan intensitas sedang di beberapa daerah selatan Jawa Tengah," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Gempita Icky Dzikrillah.
Walaupun hujan, kekeringan masih terjadi di kawasan Pantura Timur, Jawa Tengah. Seperti Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Jepara, dan Demak.
Baca juga: 300 Hektare Sawah di Tulungagung Berpotensi Gagal Panen
Kepala Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan jumlah desa terlanda kekeringan dan kesulitan air bersih terus bertambah di daerah ini. Sebelumnya 116 desa yang kekeringan, kini mencapai 130 desa tersebar di seluruh kecamatan yang ada. "Masih ada empat desa yang belum terlayani bantuan air bersih," tambahnya.
Saat ini bantuan air bersih disalurkan kepada warga alami kekeringan di Grobogan, ungkap Endang, telah mencapai 4,4 juta liter atau 900 tangki. Namun belum seluruhnya dapat terjangkau, seperti dua desa di Kecamatan Klambu dan masing-masing satu desa di Kecamatan Karangrayung dan Jedungjati.
Baca juga: Banyaknya Saluran Irigasi dan Tanah Rusak Jadi Permasalahan Petani di Brebes
Kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Pati melanda 63 desa, kini meningkat menjadi 70 desa tersebar di 14 kecamatan dan di Demak. Sebelumnya 58 desa meningkatkan menjadi 76 desa di 14 kecamatan. "Kami telah keluarkan keputusan darurat bencana kekeringan," kata Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo.
Demikian juga di Blora, jumlah desa alami kekeringan juga bertambah dari 125 desa menjadi 188 desa tersebar di 14 kecamatan. Bahkan daerah ini merupakan terparah alami kekeringan di Jawa Tengah sehingga bantuan digelontorkan tidak hanya oleh pemerintah daerah dan swasta terapi juga provinsi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Blora Sri Widjanarsih mengatakan bantuan air bersih terus disalurkan terhadap desa-desa alami kesulitan air bersih. Setidaknya ada 424.831 jiwa warga alami kesulitan air bersih hingga daerah ini dinyatakan darurat kekeringan dan tercatat 6.685.000 liter (1.337 tangki) air telah terdistribusi. (Z-3)
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved