Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas beras di Kota Sukabumi, Jawa Barat, belum mengalami fluktuasi. Harganya masih bertahan seperti beberapa hari terakhir.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi Usaha Kecil Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M Rifki, mengatakan hasil monitoring di lapangan pada Sabtu (23/9), untuk harga komoditas beras tidak ada pergerakan.
Artinya, harganya masih relatif stabil seperti beberapa hari sebelumnya pada pekan ini.
Baca juga : Harga Beras Stabil di Harga Tinggi
"Harganya tidak naik ataupun turun," kata Rifki dihubungi, Sabtu (23/9).
Data Diskumindag, per Sabtu (23/9), harga beras jenis premium di kisaran Rp14 ribu per kg, jenis medium kisaran Rp13 ribu per kg, Ciherang Cianjur I di kisaran Rp14 ribu per kg, Ciherang Cianjur II kisaran Rp13.500 per kg, dan Ciherang Sukabumi kisaran Rp13.500 per kg. Sedangkan beras Bulog atau Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan kisaran Rp10.900 per kilogram.
Baca juga : Stok Beras di Lumbung Padi Jawa Tengah Menipis
Meskipun harga beras stagnan, tetapi cenderung naik. Sebab, untuk beras premium, harga produsen di kisaran Rp13.800 per kg dan medium kisaran Rp12.500 per kg.
Rifki mengaku kebutuhan beras di Kota Sukabumi masih mengandalkan pasokan dari luar daerah. Pasalnya, keterbatasan lahan membuat produksi beras belum sebanding dengan kebutuhan.
"Sekitar 70% kebutuhan beras di Kota Sukabumi masih dipasok dari beberapa daerah, seperti Kabupaten Sukabumi, Cianjur, dan lainnya," ujarnya.
Secara umum, per Sabtu (23/9), harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi cenderung stabil. Di antaranya daging sapi di kisaran Rp130 ribu per kilogram dan daging ayam kisaran Rp35 ribu per kilogram.
Sedangkan harga berbagai cabai juga masih stabil. Seperti cabai merah besar TW Rp40 ribu, cabai hijau besar Rp28 ribu, cabai merah lokal Rp55 ribu, cabai merah keriting Rp38 ribu, cavai keriting hijau Rp24 ribu, cabai rawit hijau Rp36 ribu, dan cabai rawit merah Rp40 ribu. (Z-5)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved