Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Klaten bersama Forkopimda menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Sidorejo dan Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (22/8).
Pemberian bantuan air bersih tersebut, adalah rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-219 Kabupaten Klaten dan HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bantuan air bersih diserahkan kepada warga secara simbolis oleh Bupati Sri Mulyani dan Forkopimda di Desa Sidorejo, dengan menyalurkannya langsung ke jerigen dan ember warga.
Baca juga : Doa dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Meminta Hujan, Sesuai Sunnah Rasulullah
Seusai menyalurkan secara simbolis bantuan air, Bupati Sri Mulyani saat ditemui mengatakan warga Desa Sidorejo tampak gembira mendapat bantuan air dari pemerintah daerah.
Baca juga : Kekeringan Melanda, Warga Cianjur Serentak Gelar Salat Istisqa
“Alhamdulillah, sampai hari ini kita (BPBD Klaten) sudah menyalurkan bantuan air bersih 210 tangki untuk membantu masyarakat di Kecamatan Kemalang, Bayat, dan Wedi” jelasnya.
Bupati Sri Mulyani berharap penyaluran bantuan air dapat meringankan beban hidup para penerima manfaat. Karena, air di musim kemarau merupakan kebutuhan paling utama.
Warga Desa Sidorejo tidak mempunyai sumur. Kebutuhan air sehari-hari warga desa ini dari air hujan yang ditampung. Tapi, saat kemarau bak air warga kering karena tidak ada hujan.
“Nah, krisis air di musim kemarau yang dialami warga beberapa desa di wilayah Kecamatan Kemalang dan daerah lainnya perlu mendapat penyaluran bantuan air,” ujar Sri Mulyani.
Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna kepada Media Indonesia menyebutkan lima desa di wilayah Kecamatan Kemalang yang mengalami kekeringan akibat kemarau ini.
Lima desa kekeringan di Kecamatan Kemalang, yakni Desa Sidorejo, Tegalmulyo, Kendalsari, Tangkil, dan Tlogowatu. Hingga hari ini lima desa itu telah dibantu air bersih total 153 tangki.
Sebanyak 153 tangki air bersih itu terdistribusi ke Desa Sidorejo 37 tangki, Desa Tegalmulyo 27 tangki, Desa Kendalsari 18 tangki, Desa Tangkil 26 tangki, dan Desa Tlogowatu 45 tangki.
“Krisis air bersih di Desa Sidorejo dialami 4.702 warga, Desa Tegalmulyo 2.308 warga, Desa Kendalsari 2.845 warga, Desa Tangkil 2.936 warga, dan Desa Tlogowatu 2.100 warga,” paparnya.
Selain lima desa di Kecamatan Kemalang, lanjut Plt Kepala BPBD Klaten, kekeringan akibat kemarau ini juga terjadi di Desa Jambakan dan Desa Ngerangan di Kecamatan Bayat.
“Desa Jambakan sudah mendapat penyaluran bantuan air 48 tangki dan Desa
Ngerangan 7 tangki. Warga dua desa yang krisis air bersih ini berjumlah 422 KK atau 1.572 jiwa,” imbuhnya.
Salah satu warga Dukuh Bangan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Supardi, 50, mengungkapkan bahwa bantuan air yang diterima belum mencukupi kebutuhan untuk dapur dan minum ternak.
“Karena air bantuan tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, kita terpaksa membeli air dari swasta seharga Rp330.000 per tangki isi 7.700 liter ,” ujar Ketua RT 29/RW 09 Desa Sidorejo itu. (Z-8)
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Studi terbaru di Guatemala mengungkap fakta mengejutkan. Air minum kemasan yang dianggap paling aman justru paling banyak terkontaminasi bakteri tinja.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved