Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di Sumatra Barat (Sumbar) naik beberapa hari terakhir. Kenaikan jauh di atas harga eceran tertinggi.
Kenaikan beras yang cukup terasa ialah beras premium dengan varietas seperti sokan, anak daro. Harganya di pasaran rata-rata Rp18.000 per kg. Hal ini menjadikan harga beras di Sumbar termahal di Indonesia.
Untuk beras kualitas 2 stabil pada harga Rp14.000/kg, beras kualitas 3 stabil pada harga Rp13.000/kg. Di samping itu, tiga jenis komoditas bawang--bawang merah, putih, dan bombai--mengalami penurunan harga pada minggu ketiga ini. Sementara tiga jenis cabai--cabai merah, hijau, dan rawit--terus naik.
Baca juga: Polisi Tangkap Eks Anggota DPRD Sumut Pengoplos LPG
Harga bawang merah turun Rp4.000 dari Rp29.750/kg menjadi Rp25.750/kg. Harga ini jauh di bawah HAP (Harga Acuan Penjualan) yang ditetapkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp36.500. Sedangkan bawang putih turun Rp500 dari Rp38.500/kg menjadi Rp38.000/kg. Ini sudah dua pekan berturut-turut mengalami penurunan. Sedangkan bawang bombai turun Rp5.000 dari Rp35.000 menjadi Rp30.000/kg
Berbeda dengan bawang, harga cabai merah naik Rp5.625 dari Rp46.250/kg menjadi Rp51.875/kg. Ini sudah tiga pekan berturut-turut harga cabai naik.
Baca juga: Kalsel belum Siap Terapkan Kebijakan Kendaraan Listrik
"Kenaikan harga cabai merah ini cukup tinggi. Namun masih dalam HAP yang ditetapkan Bapanas, yaitu Rp37.000-Rp55.000/kg," ungkap Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang Putra Dewangga, Senin (21/8/2023).
Sementara harga cabai hijau naik Rp3.750 dari Rp31.250 menjadi Rp35.000/kg. Cabai rawit naik Rp2.500 dari Rp35.000 menjadi Rp37.500/kg. "Secara umum harga-harga 51 komoditas relatif stabil. Fluktuasi terjadi pada 11 komoditas. Enam mengalami kenaikan harga dan lima turun harga," terangnya.
Selain cabai, yang turut naik ialah daging ayam broiler dari Rp26.750 menjadi Rp27.000/kg. Ikan asin teri dari Rp88.750 menjadi Rp90.000/kg. Terong dari Rp8.000 menjadi Rp10.000/kg.
"Selain tiga macam bawang, yang juga turun harga ialah seledri dan minyak goreng kemasan premium. Seledri dari Rp30.000 menjadi Rp25.000/kg. Minyak goreng premium dari Rp20.500 menjadi Rp20.000/liter," terangnya. Daging sapi juga stabil pada harga Rp145.000/kg, telur ayam ras stabil pada harga Rp30.400/kg, dan minyak goreng curah stabil di harga Rp15.500/kg. (Z-2)
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
KENAIKAN harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, yang menembus hampir Rp1 juta per karung memicu respons cepat pemerintah.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved