Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
URINE kelinci sebagai bahan baku pupuk cair menjadi andalan petani Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah khususnya Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam.
Produksi pupuk cair dari kelompok tani (Poktan) Sido Makmur dapat digunakan hingga dua tahun, setara untuk empat kali tanam padi dan dua kali budi daya kacang hijau.
Selain padi sawah, kacang hijau menjadi komoditas andalan petani Poktan Sido Makmur di Demak, yang merupakan penerima program Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) dari Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Strategic Modernization and Urgent Rehabilization Project (SIMURP) yang telah membuktikan peningkatan produktivitas pada Demonstration Plot (Demplot) CSA.
Baca juga: UPLAND Project Kementan Terapkan Program UPPO-Biogas
Kisah sukses pupuk cair dari urin kelinci mengemuka di Temu Lapang Petani atau Farmers Field Day (FFD) penerapan CSA mendukung Genta Organik.
Kegiatan FFD bertepatan panen kacang hijau pada lahan Saiful dari Poktan Sido Makmur di Desa Tlogorejo, medio Agustus lalu.
Peserta FFD datang dari petani Desa Tlogorejo dan desa tetangga seperti Desa Kuncir, Trengguli dan Mrisen yang dihadiri Tim SIMURP dari Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Demak didampingi Camat Wonosalam, Sri Utami dan Kades Tlogorejo.
Upaya SIMURP menyosialisasikan Genta Organik pada kegiatan FFD sejalan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang mengajak dan mendorong pemerintah daerah bersama BPP untuk gotong royong menyukseskan Genta Organik dalam upaya mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia (anorganik).
Baca juga: Melalui Pelatihan, Aqua Solok Dorong Warga Kembangkan Pertanian Organik
"Kami harapkan kepada gubernur, bupati/walikota, dan kepala dinasnya untuk turun tangan secara maksimal. Karena gerakan ini tidak akan berhasil tanpa kebersamaan," katanya.
Pesan senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi bahwa yang bisa menyuburkan tanah bukan hanya pupuk kimia melainkan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.
"Pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah, bisa buat sendiri asal ada kemauan. Artinya, untuk menyuburkan tanah tidak ada alasan gara-gara pupuk mahal kita diam," katanya.
Baca juga: Petani Demak Ungkap Teknologi CSA Scalling Up Turut Tingkatkan Produktivitas
Kendati demikian, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa Genta Organik bukan berarti mengharamkan penggunaan pupuk kimia, pupuk anorganik masih boleh digunakan, asalkan tak berlebihan atau mengikuti konsep pemupukan berimbang.
"Genta Organik bukan berarti mengharamkan pupuk kima. Jadi, di dalam Genta Organik untuk mengatasi pupuk mahal di dalamnya ada pupuk organik, pupuk hanyati, pembenah tanah dan pemupukna yang berimbang," katanya.
Suburkan Tanah dan Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Genta Organik adalah menyuburkan tanah Indonesia untuk meningkatkan produksi pertanian saat harga pupuk mahal, menerapkan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, menekan biaya produksi pertanian dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Kegiatan FFD di Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak berupaya mempertemukan petani supaya dapat saling berbagi pengalaman, khususnya tentang aplikasi bahan organik dan pupuk hayati pada tanaman kacang hijau.
Hal itu sebiduk sehaluan dengan tujuan Program Genta Organik, utamanya adalah mengoptimalkan potensi bud idaya dengan mengurangi pupuk kimia. Terbukti, hasil ubinan di lokasi panen, diketahui produktivitas kacang hijau mencapai 17 kwintal/ha dengan harga jual Rp14.000 per kg.
Disemprot dengan Pupuk Urine Kelinci
Petani Saiful pemilik lahan kegiatan FFD menegaskan bahwa panen berhasil lantaran rutin disemprot menggunakan pupuk
berbahan urine kelinci.
Baca juga: Menteri Pertanian Dorong Penggunaan Pupuk Bioska di Lombok Barat
Sekali membuat pupuk cair dapat digunakan hingga dua tahun, artinya sama dengan empat kali tanam padi dan dua kali tanam kacang hijau.
"Bahan-bahan yang digunakan pun murah. Sangat hemat dan mampu menekan biaya produksi," kata Saiful, anggota Poktan Sido Makmur.
Sementara Camat Sri Utami mengatakan bahwa kacang hijau adalah komoditas andalan yang menguntungkan di Kecamatan Wonosalam, maka petani lebih giat berlatih membuat pupuk cair dari urine kelinci sekaligus digunakan, agar tidak bingung saat harga pupuk kimia melambung.
Dia juga mengingatkan agar petani mengolah dahulu kacang hijau dan tidak dijual dalam kondisi mentah, karena hasil olahan akan mendongkrak harga jual hingga berlipat ganda. (RO/S-4)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved