Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN dan kesulitan air bersih di Jawa Tengah kian parah. Jumlah wilayah di 22 daerah dilanda kekeringan kembali bertambah. Sebanyak 7,1 juta liter air bersih telah disalurkan kepada warga terlanda kekeringan.
Pada akhir pekan lalu data dihimpun dari BPBD Jateng masih tercatat 148 desa di 69 kecamatan tersebar di 22 kabupaten/kota di Jawa Tengah alami kekeringan. Namun awal pekan ini telah bertambah lebih hingga 200 desa seperti di Kabupaten Blora sebelumnya tercatat hanya 24 desa kini meningkat menjadi 124 desa kesulitan air bersih, Grobogan dari 41 desa menjadi lebih dari 50 desa, juga daerah lain seperti Pati, Kudus, Demak, Rembang, Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan dan Pemalang.
"Jumlah desa yang meminta bantuan air terus bertambah, kami bersama instansi terkait seperti kepolisian, PMI dan perusahaan swasta terus menggelontorkan bantuan air ke desa-desa terlanda kekeringan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih, Selasa (15/8).
Baca juga: Kekeringan, Petani Padi di Bandung Beralih Tanam Palawija
Hal tersebut juga diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Blora Widjanarsih bahwa semakin panjang masa kemarau, jumlah desa terlanda kekeringan terus meningkat, setiap hari puluhan ribu air liter bantuan air bersih terus disalurkan untuk mengatasi kesulitan warga. "Rata-rata sudah empat bulan tidak ada hujan sehingga sumber mata air mengering," imbuhnya.
Baca juga: Bencana Kekeringan Dominan Terjadi di Jawa Barat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sejak jauh hari telah mengingatkan untuk mewaspadai potensi kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah daerah, sehingga beberapa skema untuk mengantisipasi kekeringan itu dilakukan diantaranya dengan menggelontorkan bantuan air bersih. (Z-6)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved