Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BNPB, kekeringan saat ini dominan dialami di sebagian wilayah Jawa Barat, dan mayoritas kabupaten atau kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Hingga saat ini pemerintah daerah telah melakukan langkah cepat untuk distribusi air bersih dalam memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Ini sifatnya jangka pendek mengikuti dinamika dan kondisi di lapangan. BNPB menyiapkan unit-unit mobil tangki jika daerah membutuhkan tambahan moda distribusi air bersih,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (13/8).
Baca juga : Sulsel Percepat Masa Tanam Antisipasi El Nino
Selain itu, Suharyanto menambahkan jika kondisi awan memungkinkan dan jika ada permintaan dari daerah, BNPB telah dan akan terus melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Baca juga : Hari Tanpa Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla
Namun demikian, upaya ini dikatakan sangat bergantung pada ketersediaan awan hujan yang dalam 1 bulan terakhir sangat sulit dilakukan untuk kawasan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara karena sudah dalam periode puncak kemarau.
“Untuk jangka panjang, BNPB akan mendukung upaya rehabilitasi ekosistem agar daerah serapan air lebih baik untuk menghadapi kemarau di tahun-tahun mendatang,” tegas Suharyanto. (Z-8)
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved