Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik Jawa Tengah (BPS Jateng) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II tahun 2023 sebesar 5,23 persen, secara year on year (yoy). Catatan ini lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen.
Sementara, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II tahun 2023 ini juga lebih baik dari triwulan sebelumnya. Pada triwulan I BPS Jateng mencatat pertumbuhan ekonomi di angka 5,04 persen.
Perekonomian Jateng pada Triwulan II tahun 2023 berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp421.281,65 miliar. Sementara atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp275.013,83 miliar.
Baca juga: Ganjar Bangun Sistem Pencegahan Korupsi di Jateng
Upaya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam menggandeng Amerika Serikat, Cina, dan Jerman sebagai mitra datang Jateng berdampak pada peningkatan laju perekonomian Jateng.
“Alhamdulillah pertumbuhannya bagus meskipun tidak meloncat tapi seiring dengan pertumbuhan nasionalnya. Sedikit lebih tinggi,” kata Ganjar usai me-launching Great Sale dan Pameran Otentik Jateng di The Park Mall, Kota Semarang, Jateng, Jumat (11/8/).
Baca juga: SMRC: Analogi Jokowi Soal Pemimpin Lari Maraton Mengarah ke Ganjar
Pertumbuhan ekonomi Jateng juga dipicu adanya momentum mudik Lebaran. Pada momentum tersebut, inflasi di Jateng cukup terjaga yang diindikasikan dengan harga-harga kebutuhan pokok cenderung terkendali.
“Sehingga ekonomi akan bisa tumbuh, konsumsi akan tumbuh. Harapan kita ini bisa mengerek ekonomi wabil khusus yang UMKM ya,” kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menggerakkan sejumlah event kreatif untuk menggerek pertumbuhan ekonomi Jateng. Salah satunya melalui Great Sale dan Pameran Otentik dalam rangka HUT Jateng ke-78 yang diselenggarakan di The Park Mall Semarang mulai 10-14 Agustus 2023.
“Maka ditempatkan di mall yang bagus, dan membuat orang akan datang. Orang bisa menikmati mall-nya sekaligus berbelanja produk-produk yang kita pamerkan. Ekonomi biar menggelinding,” tandasnya.
Ganjar berharap, acara yang merupakan hasil kerja sama Pemprov Jateng dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi selanjutnya.
“Bekerja sama dengan Kadin, tadi disponsori oleh Bank Mandiri, dan usaha-usaha kecil mereka terlibat, dan mudah-mudahan ini akan bisa menarik orang untuk datang, orang bisa berbelanja. Tentu diskonnya banyak ini,” pungkas Ganjar. (Ykb/Z-7)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved