Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau, tapi suhu minimum di Kota Bandung dan Lembang berada di kisaran 17 derajat sampai 18,6 derajat celcius. Ini penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut BMKG, fenomena ini umum terjadi ketika memasuki puncak kemarau pada Juli hingga Agustus setiap tahunnya.
Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu di Bandung Rabu (2/8), menjelaskan jika suhu minimum normal pada Juli ialah 18,2 derajat celcius dan pada Agustus nilainya 17,5 derajat celcius.
Baca juga : BMKG Kembali Ingatkan Warga Jabar Tren Musim Kemarau
Dapat disimpulkan, memasuki puncak musim kemarau pada Agustus ini temperatur minimum masih dalam keadaan normal.
"Tidak ada suhu minus baik di Kota Bandung maupun Lembang dan suhu minus tidak mungkin terjadi di wilayah tropis, kecuali di Puncak Jaya, Papua," terangnya.
Menurut Rahayu, suhu dingin ekstrem, memang cenderung berpeluang terjadi saat musim kemarau, yakni di malam hari. Saat musim kemarau, waktu siang hari terik sinar matahari maksimal karena tak ada tutupan awan, akibatnya permukaan bumi menerima radiasi yang maksimal.
Baca juga : BMKG Juanda Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem
"Sedangkan malam hari bumi akan melepaskan energi, karena tidak ada awan maka di malam hari sampai dini hari, radiasi yang disimpan di permukaan bumi akan secara maksimal dilepaskan," lanjutnya.
Kondisi inilah ucap Rahayu yang kemudian menyebabkan permukaan bumi mendingin dengan cepat karena kehilangan energi secara maksimal. Jadi, dampaknya ialah suhu minimum atau udara dingin yang ekstrem di malam sampai dini hari.
"Penyebab lainnya suhu udara menjadi dingin pada puncak musim kemarau, ialah karena adanya musim dingin di wilayah Australia. Ada pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia yang menyebabkan pergerakan masa udara dingin menuju Indonesia atau lebih dikenal dengan angin monsun Australia, yang juga merupakan penyebab utama terjadinya musim kemarau
di Indonesia," ungkapnya.
Baca juga : Fenomena El Nino di NTT bakal Berlanjut sampai April 2024
Rahayu menambahkan, angin monsun Australia ini yang membawa suhu dingin yang berada di wilayah Australia ke wilayah Indonesia di wilayah belahan bumi selatan.
Fenomena suhu dingin ini secara empiris akan berlangsung sampai Agustus 2023 dan awal September akan berangsur menghangat kembali.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik melihat fenomena ini, karena suhu dingin pada puncak musim kemarau adalah suatu fenomena yang wajar terjadi terutama untuk wilayah Indonesia di belahan bumi selatan.
"Masyarakat diharap menyiapkan diri dengan menggunakan jaket dan atau selimut pada malam hari dan selalu menjaga stamina tubuh sehingga terhindar dari berbagai potensi penyakit," bebernya. (Z-4)
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved