Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Jawa Barat (Jabar) kembali memperingatkan tentang el nino. Kepala BMKG Jabar, Teguh Rahayu, Sabtu (22/7), menyampaikan tren mengenai musim kemarau di Jawa Barat. Di mana suhu dingin yang mulai dirasakan dan variasi curah hujan.
"Kepada masyarakat khususnya Jabar, Bandung Raya, dan sekitarnya, kami imbau tetap waspada dengan kondisi cuaca apapun yang ada di sekitar. Jangan terlalu panik dengan hal-hal yang berkaitan El Nino. Terpenting, selalu waspada dengan situasi atau lokasi dan kondisi kebencanaan sekitar supaya bisa memitigasi bila terjadi bencana atau kondisi yang tak diinginkan," jelasnya.
El nino, kata Rahayu, akan mengarah ke keringan. Namun, kondisinya saat ini masih lemah sampai moderat dan beberapa titik masih ada sisa curah hujan.
Baca juga: Berdamai dengan Pedagang, Pemkab Bandung Revitalisasi Pasar Banjaran
"Dengan demikian kemungkinan kalau defisit air hujan dan terjadi kekeringan tentunya ada antisipasi, dengan melakukan penyimpanan pola air dan menjaga lingkungan lebih baik," lanjutnya.
Kepala Klimatologi Jabar, Rakhmat Prasetia mengatakan, topografi Jabar, baik lokalnya kuat sekali. Walaupun El Nino sudah dirilis dengan intensitas lemah, tak terlalu berpengaruh pada beberapa wilayah di Jabar. Terutama di daerah pegunungan dan perbukitan.
Baca juga: El Nino Berdampak Langsung Terhadap Budidaya Pertanian
"Terkait suhu dingin ini memang wilayah Jabar sebagian besar sudah kemarau di mana angin timuran sudah dominan. Ketika angin timur dominan, maka hawa dingin inilah yang menyertai kondisi suhu yang dirasakan," bebernya.
Jika sampai pertengahan 2023, kata Rakhmat, kondisinya lemah sampai moderat, maka ketika lemah beberapa wilayah di Jabar. Jika jumlah curah hujan sedikit dan berkurang, maka pada akhir 2023 prediksi sedang dan bakal menyebabkan penurunan curah hujan ketika masuk awal musim hujan.
"Kami update per 10 hari, bahkan setiap bulan karena pergerakan dinamis kondisi ini penting sekali diperbaharui. Melihat kondisi saat ini yang dengan data terakhir per Juli dasarian II. Sementara hujan masih tak terlalu, seperti tahun-tahun El Nino lemah dan sedang, sehingga potensi kekeringan hanya beberapa titik saja yang terkait dengan tata
kelola airnya," sambungnya.
Rakhmat menyebut, puncak kemarau di Agustus 2023 dengan kekurangan jumlah curah hujan. Masyarakat diharapkan segera beradaptasi dengan berkoordinasi dengan dinas terkait. Ia mencontohkan masalah pertanian ke Dinas Pertanian dan perseiaan air ke BPBD. (Z-3)
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved