Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Jawa Barat (Jabar) kembali memperingatkan tentang el nino. Kepala BMKG Jabar, Teguh Rahayu, Sabtu (22/7), menyampaikan tren mengenai musim kemarau di Jawa Barat. Di mana suhu dingin yang mulai dirasakan dan variasi curah hujan.
"Kepada masyarakat khususnya Jabar, Bandung Raya, dan sekitarnya, kami imbau tetap waspada dengan kondisi cuaca apapun yang ada di sekitar. Jangan terlalu panik dengan hal-hal yang berkaitan El Nino. Terpenting, selalu waspada dengan situasi atau lokasi dan kondisi kebencanaan sekitar supaya bisa memitigasi bila terjadi bencana atau kondisi yang tak diinginkan," jelasnya.
El nino, kata Rahayu, akan mengarah ke keringan. Namun, kondisinya saat ini masih lemah sampai moderat dan beberapa titik masih ada sisa curah hujan.
Baca juga: Berdamai dengan Pedagang, Pemkab Bandung Revitalisasi Pasar Banjaran
"Dengan demikian kemungkinan kalau defisit air hujan dan terjadi kekeringan tentunya ada antisipasi, dengan melakukan penyimpanan pola air dan menjaga lingkungan lebih baik," lanjutnya.
Kepala Klimatologi Jabar, Rakhmat Prasetia mengatakan, topografi Jabar, baik lokalnya kuat sekali. Walaupun El Nino sudah dirilis dengan intensitas lemah, tak terlalu berpengaruh pada beberapa wilayah di Jabar. Terutama di daerah pegunungan dan perbukitan.
Baca juga: El Nino Berdampak Langsung Terhadap Budidaya Pertanian
"Terkait suhu dingin ini memang wilayah Jabar sebagian besar sudah kemarau di mana angin timuran sudah dominan. Ketika angin timur dominan, maka hawa dingin inilah yang menyertai kondisi suhu yang dirasakan," bebernya.
Jika sampai pertengahan 2023, kata Rakhmat, kondisinya lemah sampai moderat, maka ketika lemah beberapa wilayah di Jabar. Jika jumlah curah hujan sedikit dan berkurang, maka pada akhir 2023 prediksi sedang dan bakal menyebabkan penurunan curah hujan ketika masuk awal musim hujan.
"Kami update per 10 hari, bahkan setiap bulan karena pergerakan dinamis kondisi ini penting sekali diperbaharui. Melihat kondisi saat ini yang dengan data terakhir per Juli dasarian II. Sementara hujan masih tak terlalu, seperti tahun-tahun El Nino lemah dan sedang, sehingga potensi kekeringan hanya beberapa titik saja yang terkait dengan tata
kelola airnya," sambungnya.
Rakhmat menyebut, puncak kemarau di Agustus 2023 dengan kekurangan jumlah curah hujan. Masyarakat diharapkan segera beradaptasi dengan berkoordinasi dengan dinas terkait. Ia mencontohkan masalah pertanian ke Dinas Pertanian dan perseiaan air ke BPBD. (Z-3)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved