Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi hingga 2,5 meter dan angin kencang melanda sejumlah perairan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Nelayan pun di minta untuk tidak melaut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel Mikron Antariksa mengungkapkan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ada empat perairan yang mengalami gelombang tinggi. Di mana ketinggiannya mencapai 1,5 meter - 2,5 meter.
"Perairan selatan Bangka dan Selat Gelasa tinggi gelombang 1,5 meter dengan kecepatan angin 37 km/jam sedangkan perairan utara Bangka dan Selat Karimata Gelombang 2 meter hingga 2,5 meter, kecepatan angin 45 km/jam," kata Mikron, Minggu (30/1).
Baca juga: BMKG Sebut 63 Persen Wilayah Indonesia Sudah Memasuki Musim Kemarau
"Kalau bisa tidak melaut dulu bahaya, tapi kalau memang harus melaut harus cari infomasi dan siapkan peralatan keselamatan," ujarnya.
Menurutnya saat cuaca ekstrem seperti sekarang ini sangat berbahaya kalau melaut, terlebih di perairan selat karimata.
Baca juga: Kalimantan Selatan Usulkan Perpanjangan TMC
Selain itu, lanjut Mikron ketinggian gelombang masih berpotensi untuk meningkat seiring adanya awan hitam atau awan comulonimbus. (Z-3)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
UNTUK mendorong kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bank Indonesia perkuat sektor pertanian.
WARGA di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) diimbau untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan dengan pesta petasan dan kembang api.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Tim Satgas Gakkum selain mengamankan sejumlah orang, mengamankan juga barang bukti terkait aktivitas tambang ilegal tersebut.
Hilman Kurniawan dari Seadoo Racing Team tampil impresif di kelas Endurance Runabout GP1.
Melalui program edukasi Indonesia Fintech Youth Community (Infinity), Aftech menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari rangkaian Bulan Fintech Nasional 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved