Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI Satgas darat dan udara serta kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) belum mampu meredam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Pemprov Kalsel berencana mengusulkan perpanjangan kegiatan TMC di wilayah tersebut.
"Kalsel akan mengusulkan perpanjangan TMC kepada BNPB (Badan Nasional Pelanggulangan Bencana). Saat ini surat usulannya masih dalam proses yang nantinya akan ditandatangani Gubernur," tutur Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kalsel, Pormadi Dharma, Minggu (30/7).
Diketahui kegiatan TMC yang dilaksanakan Basan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) di Kalsel berakhir tanggal 30 Juli 2023. Sebelumnya Kepala BNPB Letjend Suharyanto telah meminta agar Pemprov Kalsel memasifkan kegiatan TMC guna memastikan ketersediaan air menghadapi ancaman kemarau panjang dan kekeringan akibat pengaruh elnino.
Baca juga: Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perkebunan Sawit Dalam Kawasan Hutan
Pada bagian lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat luas Karhutla di wilayah tersebut mencapai 753,73 hektare. BPBD juga mencatat operasi terpadu Satgas darat dan udara telah melakukan 267 kali pemadaman karhutla. Karhutla terparah terjadi wilayah Kota Banjarbaru seluas 264 hektare, Kabupaten Tanah Laut 202 hektare dan Banjar 193 hektare.
Manajer Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kalsel, Ricky Ferdiyanto, mengatakan hingga akhir Juli 2023 tercatat ada 2.268 titik api yang muncul di wilayah Kalsel berdasarkan data Sipongi-Kementerian LHK.
Baca juga: Pantau Karhutla, Polda Kalsel Kembangkan Aplikasi Bekantan
Kepala Seksi Perlindungan Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Kalsel, Martison mengatakan kawasan hutan terutama Taman Hutan Raya Sultan Adam semakin rawan terbakar. "Udara yang semakin kering akibat kemarau telah memicu terjadinya kebakaran di kawasan hutan terutama yang didominasi semak belukar seperti Tahura Sultan Adam," ujarnya. (Z-3)
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
TMC kini semakin berkembang menjadi solusi untuk mengendalikan intensitas hujan, baik untuk meredam potensi bencana maupun mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air.
Antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Pemilihan Gubernur dan Wakil GubernurDKI Jakarta pada 27 November 2024.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana kembali melakukan modifikasi cuaca untuk mengatasi polusi udara.
Bencana kekeringan biasanya bisa dilaporkan agak lama oleh pemerintah daerah karena dampaknya tidak langsung secara nyata seperti karhutla.
TMC dapat dilakukan untuk memitigasi bencana seperti cuaca ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved