Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembunuh mayat gadis yang dimasukkan kedalam karung dan dibuang ke pinggir sawah di Kediri diketahui merupakan ayah kandung korban sendiri. Pelaku yang berasal dari Desa Banggle Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri itu saat ini sudah diamankan satreskrim Polres Kediri.
Pelaku yang bernama Suprapto itu mengaku jengkel karena sering dimaki-maki dan diejek anaknya yang bernama Desy Lailatul Khoiriyah. Sebelum dibuang, korban sempat diperkosa dan kepala korban sempat dimasukkan dalam bak air.
Suprapto memperkosa korban sebelum ditemukan tewas dilahan persawahan. Ia ditangkap di wilayah Kabupaten Tulungagung pada Sabtu dinihari (15/7) lalu. Pelaku juga terpaksa ditembak di kakinya karena mencoba melarikan diri.
Baca juga: Korban Mutilasi di Sleman Dieksekusi di Sebuah Kos-kosan
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, seperti baju korban dan kaos korban yang dipakai untuk mengikat tangan dan kaki korban, handphone,dan sepeda motor korban. Selain itu juga diamankan karung yang digunakan membungkus mayat korban.
Kronologi
Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, awalnya korban yang baru pulang kerja masuk kamar dan ganti baju. Saat itulah pelaku masuk ke kamar korban dan menarik tangan korban dan membekap mulut anaknya.
Baca juga: Lari ke Bogor, Dua Pelaku Mutilasi Sleman Ditangkap Polisi
Korban yang terjatuh dan pingsan oleh pelaku korban lalu dibopong ke kamar mandi. Pelaku juga memperkosa anaknya sendiri sebelum kepala korban dicelupkan ke bak kamar mandi.
Di depan petugas pelaku mengakui jika tega membunuh anaknya karena jengkel dan emosi kepada anaknya. Karena ia sering diejek dan dihina serta sering dimaki-maki oleh anaknya.
Kini pelaku harus mendekam di balik jeruji mapolres kediri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan pasal PKDRT, pencabulan dan perampasan dengan ancaman hukuman maksimal di atas 20 tahun penjara.
(MGN/Z-9)
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
KASUS pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Maman Suherman, sudah berhasil diuangkap oleh kepolisian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved