Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN penyidik Polres Kabupaten Sleman memeriksa tiga orang saksi dalam kasus temuan potongan tubuh manusia di wilayah Kecamatan Turi, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya merupakan seorang pemancing yang menemukan potongan tubuh tersebut pertama kali.
"Saksi sementara baru yang menemukan, itu ada tiga orang. Jadi (pemancing) adalah warga sekitar lokasi yang akan mancing ikan," kata Kapolresta Sleman Ajun Komisaris Yuswanto Ardi pada Kamis (13/7).
Ardi menyatakan keterangan saksi-saksi masih dilengkapi untuk proses penyelidikan kasus itu. Sementara, Ia menyebut kondisi bagian tubuh sudah ada yang mengelupas.
Baca juga: Viral, Pelaku Kasus Mutilasi di Sukoharjo-Solo Ditangkap, Tato Naga Jadi Petunjuk
"Kondisinya masih terlihat bentuknya tapi ada beberapa bagian kulit yang sudah mulai mengelupas," ujarnya.
Ia belum bisa memastikan memakai apa terduga pelaku melakukan mutilasi. Temuan beberapa potongan kini telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Baca juga: Satu lagi Tersangka Pembunuhan dengan Mutilasi dan Dicor di Semarang
"Belum bisa diperkirakan. Ini juga kami bagi tim untuk yang ada di TKP, kemudian ada yang berkoordinasi dengan tim forensik di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkapnya.
Ia menyebut potongan tubuh tersebut masih tergolong baru. Menurut dia, bagian-bagian masih tampak jelas, yakni kaki dan tangan.
"Sepertinya masih baru, karena kan bentuknya masih terlihat jelas, masih terlihat jelas itu kaki orang. Proses identifikasi berjalan sambil menunggu bagian lain ditemukan," ungkapnya
Sebelumnya, seorang pemancing menemukan potongan tubuh manusia saat baru turun di area Sungai Bedog. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian.
Polisi kemudian melanjutkan pencarian bagian tubuh yang lain bersama tim SAR. Potongan awal yang ditemukan di antaranya tangan dan kaki. Terbaru, pakaian dalam perempuan ditemukan di sekitar lokasi.
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
SOSOK wanita berinisial DA, 37, yang ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, merupakan cucu dari komedian Mpok Nori
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Donald Trump ungkap Iran dua kali coba bunuh dirinya sebelum Ali Khamenei tewas dalam operasi militer AS-Israel. Simak detail suksesi kepemimpinan Iran.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved