Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 ton daging durian kupas siap konsumsi menjadi komoditi ekspor dalam bentuk produk frozen yang dikirim dari Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), ke Bangkok, Thailand. Pelepasan tersebut berlangsung di Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Rabu (5/7).
Pengiriman Raja Buah itu ke luar negeri dilakukan oleh beberapa perusahaan dan UMKM di Parigi Moutong, serta mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian. Melalui Direktorat Jenderal Holtikultura, pemerintah pusat mendorong pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, agar buah durian bisa menguasai pasar internasional.
"Upaya pemerintah daerah yang dari tahun 2022 dan sekarang terus berinteraksi dengan Kementerian Pertanian, begitu semangatnya Pak Bupati bagaimana memberdayakan masyarakat terutama kebun-kebun durian yang ada di daerah agar bisa merajai minimal ditingkat domestik dan kalau bisa ditingkat internasional. Kita mulai dari sini," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto dalam acara Festival Durian di Parigi Moutong.
Baca juga: Durian Parigi Moutong Didorong Masuk Pasar Global
Menurut Prihasto, Parigi Moutong salah satu penghasil durian di Sulteng yang memiliki varietas unggulan. "Parigi Moutong salah satu daerah yang menghasilkan buah durian yang unggul sehingga Kementerian Pertanian mendorong agar pemerintah daerah menguasai penjualan durian hingga pasar internasional," kata Prihasto.
Prihasto mengatakan saat ini ekspor buah durian dari Parigi Moutong masih ke Thailand dan Malaysia dan ke depannya diharapkan bisa langsung masuk ke Tiongkok. "Sekarang durian ekspor ke Tiongkok masih melalui Negara Thailand sehingga kami harap ke depan bisa dari Parigi Moutong langsung ke Tiongkok," terangnya.
Baca juga: Jokowi Rayakan Medali Emas Sepak Bola SEA Games dengan Pesta Durian
Prihasto mengemukakan, permintaan buah durian dari berbagai negara cukup tinggi dan penyuplai buah durian di dunia hanya dilakukan oleh 10 negara saja termasuk Indonesia. Ia menyatakan peran Indonesia masih minim jika dibanding negara lain sementara peluang pasar internasional masih sangat besar.
"Pasar durian bisa dikatakan tidak terbatas, durian kita unggul tetapi pertanyaannya ada berapa banyak yang bisa kita suplai sesuai permintaan," tandasnya. (Z-6)
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendorong Kabupaten Parigi Moutong menjadi sentra produsen durian terbesar di dunia.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
DESA Ambesia Selatan, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menjadi fokus kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bidang perikanan berbasis teknologi energi terbarukan.
Kolaborasi antara Baznas, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari gizi buruk.
Munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menjadi peringatan serius bagi seluruh daerah di Indonesia.
Bencana tanah longsor terjadi di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (21/6) pukul 17.06 WITA.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved