Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR Gabungan menemukan Maslon dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di sungai Aek Puli, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Tim SAR gabungan menemukan korban hanyut di sungai Aek Puli.
"Korban ditemukan Senin (12/6) pagi sekitar pukul 04.14 WIB," ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Medan, Selasa (13/6). Pada Minggu (11/6), Pos SAR Parapat Danau Toba menerima laporan seorang pria hilang di sungai Aek Puli, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara.
Korban ialah seorang pria bernama Maslon Sinaga, warga Desa Sukamaju, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara. Pria berusia 52 tahun itu dilaporkan terjatuh dari perahu saat sedang memancing di sungai Aek Puli.
Baca juga: Pemkab Sukabumi Jalin Kerja Sama dengan Media Indonesia
Setelah terjatuh, korban terseret arus dan hilang di sungai tersebut. Saksi mata yang melihat kejadian tersebut langsung melapor ke warga dan pemerintah setempat.
Oleh pemerintah setempat informasi itu kemudian diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba. Setelah menerima laporan tersebut, sebanyak satu tim rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba bergerak ke lokasi kejadian.
Baca juga: Perahu Terbalik di Sungai Ketahun, Nenek 65 Tahun Tenggelam
Setibanya di lokasi, tim rescuer yang berjumlah enam orang langsung berkoordinasi dengan pelapor dan pemerintah setempat. Mereka kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi awal korban hanyut.
Budiono mengatakan, seperti operasi-operasi SAR serupa sebelumnya, mereka menggunakan perahu LCR dan alat pendeteksi sonar di bawah air, yaitu Aqua Eye. Tidak menunggu lama, korban dapat ditemukan keesokan hari dalam keadaan meninggal dunia.
"Pencarian oleh Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal hanyut," pungkasnya. (Z-2)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPPĀ Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungaiĀ Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved