Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Mesin Mati hingga Karam, Wisatawan Sempat Terdampar di Salah Namo Sumut

Yoseph Pencawan
24/3/2026 20:33
Mesin Mati hingga Karam, Wisatawan Sempat Terdampar di Salah Namo Sumut
Sejumlah penumpang kapal saat beristirahat setelah dievakuasi.(Dok. MI/Polairud)

SEBANYAK 64 orang penumpang kapal nelayan pengangkut wisatawan sempat mengalami insiden mencekam setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin hingga karam di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut), Senin (23/3).

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Kapal yang membawa dua rombongan wisatawan asal Medan dan Pekanbaru tersebut dilaporkan mati mesin di tengah laut. Kondisi diperparah dengan masuknya air laut ke lambung kapal secara perlahan.

Menyadari bahaya yang mengancam, para penumpang terpaksa menyelamatkan diri ke pesisir terdekat sebelum kapal akhirnya karam sepenuhnya.

"Kami menerima informasi darurat sore hari dan langsung mengerahkan personel Polairud Tanjung Tiram ke lokasi," ujar Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Nainggolan, Selasa (24/3).

Mengingat medan dan kondisi cuaca, petugas menyewa dua unit kapal nelayan setempat untuk mencapai lokasi pada pukul 18.00 WIB. Setibanya di sana, petugas mendapati kapal dalam kondisi sudah tenggelam.

Sementara seluruh penumpang telah berkumpul di pesisir pulau dalam keadaan selamat namun trauma. Proses evakuasi dari pulau menuju daratan baru bisa dilaksanakan pada pukul 20.30 WIB.

Setelah menempuh perjalanan laut yang cukup panjang dan menantang, seluruh penumpang tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Tiram pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB.

Setibanya di pelabuhan, para korban langsung diberi pertolongan pertama berupa makanan, minuman serta dukungan moril. Seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Setelah dilakukan pendataan, para wisatawan dipulangkan ke daerah asal menggunakan bus yang disediakan oleh Pemkab Batu Bara serta kendaraan pribadi. Namun dua orang ABK kapal masih dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Batu Bara.

Keduanya dimintai keterangan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut terkait kelaikan kapal. Polres Batu Bara mengimbau masyarakat yang ingin melakukan perjalanan wisata laut agar selalu memastikan kondisi armada dalam keadaan layak layar dan memprioritaskan alat keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya