Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM anggota geng motor tanpa nama yang menebar teror penyerangan dengan menebas korban menggunakan parang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi. Satu di antara enam pelaku terpaksa ditembak pada bagian kaki saat ditangkap karena mencoba melawan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib meminta anggota agar memberikan tindakan tegas terhadap geng motor pembuat onar atau pelaku kriminal lain seperti tawuran. Kepolisian Polrestabes, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meringkus enam anggota geng motor tanpa nama di beberapa lokasi berbeda di Kota Makassar.
Beberapa hari lalu, par apelaku menebar teror penyerangan di wilayah Jalan Tanjung Alang, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Diketahui, mereka menganiaya warga menggunakan senjata tajam jenis parang. Korban berinisial N mengalami luka tebasan parang di bagian pungung dan dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Wagub Jabar Kunjungi Korban Moge, Kasus Disepakati Diselesaikan secara Kekeluargaan
Dari enam anggota geng motor yang berhasil diringkus tersebut, satu di antara mereka terpaksa ditembak pada bagian kaki saat dilakukan penangkapan. Ia merupakan pelaku utama dan memberikan perlawanan saat diamankan polisi di wilayah Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.
Guna memepertanggung jawabkan perbuatan jahat itu, para penebar teror penyerangan itu terancam hukuman 7 tahun penjara. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP.
Baca juga: Mobil Pikap Tabrak Tiang Lampu Jalan Raya hingga Patah
Motif di balik penyerangan anggota geng motor penebar teror tersebut diketahui berupa balas dendam. Hanya, warga yang menjadi korban ternyata salah sasaran. Dari para pelaku geng motor itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, HP, serta CCTV saat para pelaku melintas menebar teror penyerangan. (Z-2)
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
petugas menyisir lapak demi lapak di area dalam pasar. Sampel makanan diambil langsung dari pedagang, lalu diuji di tempat menggunakan metode rapid test
Harga pangan di Pasar Terong terpantau relatif stabil dengan pasokan yang mencukupi.
Masjid Al-Markaz juga mengoperasikan dapur umum khusus yang memproduksi 1.000 hingga 1.200 porsi hidangan berbuka puasa setiap harinya untuk para jemaah.
MENYAMBUT Ramadan, Polrestabes Makassar tidak hanya fokus pada pengamanan tempat ibadah, tetapi juga menyatakan perang terhadap kegiatan yang dinilai mengganggu ketertiban umum.
BALAI Gakkum Kehutanan melaksanakan operasi penindakan perambahan atau illegal logging di kawasan hutan produksi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.
UNTUK mempermudah akses masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyediakan 120 titik layanan penukaran uang Lebaran 2026 di 24 kabupaten/kota.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggunakan jet pribadi milik Oesman Sapta Odang ke Takalar, Sulawesi Selatan. KPK berharap klarifikasi sukarela untuk memastikan tidak ada unsur gratifikasi.
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved