Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi bermagnitudo 5,9 mengguncang Maluku Utara, Senin (15/5) pukul 00.32 Waktu Indonesia Timur (WIT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan data BMKG, gempa itu terjadi di titik 0.49 lintang dan bujur 126.90 dengan kedalaman 109 kilometer. Berlokasi di laut, 55 Kilometer arah Barat Daya, Kota Ternate, Maluku Utara.
Gempa bumi ini dirasakan, di Kota Mobagu, Kota Manado, dan Kota Bitung, Sulawesi Utara dengan skala Intensitas III MMI. Diketahui III MMI atau getaran gempa terasa nyata di dalam rumah seperti seakan-akan ada getaran truk berlalu.
Baca juga: BMKG Catat Ada 65 Gempa Susulan di Selat Sunda
Sementara itu, di Kota Ternate, Maluku Utara getaran gempa tidak dirasakan. Getaran gempa hanya di rasakan di Sanana Kepulauan Sula, dan Weda Halmahera Tengah, Maluku Utara, gempa dirasakan dengan Intensitas II-III MMI.
Sampai saat ini belum ada ada laporan kerusakan akibat gempa ini. (MGN-Z-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Dinas seismologi nasional Meksiko melaporkan bahwa gempa bermagnitudo 6,5 tersebut mengguncang negara bagian Guerrero di Meksiko selatan.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat Aceh mengalami sedikitnya 11 kali gempa bumi, Rabu (31/12).
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved