Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah menyebabkan jalan dekat jembatan Cekdam Cidugaleun yang Kecamatan Sariwangi dan Kecamatan Cigalontong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ambles.
Kejadian itu terjadi Minggu (7/5) sekitar pukul 17.00 WIB dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa tapi ribuan warga terisolasi.
Dua video dalam durasi waktu 29 detik dan 16 detik menyebar melalui aplikasi pesan WhatsApp atas kejadian jalan amblas di jembatan Cekdam Cidugaleun yang menghubungkan Kecamatan Sariwangi dan Cigalontang hingga beberapa mobil dan motor terjebak tidak bisa melintas. Namun, warga setempat menutup akses jalan menggunakan baja ringan dan bambu.
Baca juga : 1.674 Warga Kabupaten Kupang Terdampak Bencana Banjir
Jalan dekat jembatan Cekdam Cidugaleun di Desa Cidugaleun, Kecamatan Sariwangi tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki, karena terdapat lubang besar sepanjang 10 meter dan kedalaman 4 meter yang berada di dekat Sungai Ciwulan.
Aparat Desa Cidugaleun, Wahyu mengatakan, amblasnya jalan dekat jembatan Cidugaleun awalnya longsor di pinggir jalan dan warga setempat masih bisa melewati, tapi beberapa detik setelahnya, terjadi longsor kembali, sehingga menyebabkan jalan amblas.
"Hujan deras yang terjadi membuat di bawah jembatan terdapat aliran air sungai, longsoran tanah makin melebar sampai ujung jembatan tapi jembatan Cekda Cidugaleun sepanjang 100 meter terancam. Pondasi jembatan sudah tergerus air dan kemungkinan terancam tetapi mudah-mudah tidak runtuh," katanya, Minggu (7/5).
Ia mengatakan, untuk menjaga hal yang tak diharapkan warga menutup jalan dari kedua arah agar tidak ada kendaraan dan pejalan kaki melewati jalan tersebut karena di lokasi kejadian longsoran di sekitar jembatan masih terus meluas.
"Atas amblasnya ruas jalan dekat jembatan Cekdam Cidugaleun, Kecamatan Sariwangi ada beberapa petugas dari Polsek Cigalontang beserta warga melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Karena, penjagaan itu dilakukannya agar tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan, tapi atas kejadian itu sudah dilaporkan ke BPBD dan pemerintah daerah," ujarnya. (Z-5)
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
ARUS mudik jalur arteri nasional di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat menuju arah Timur ke Jawa Tengah meningkat signifikan. Satuan Lalu lintas berlakukan 24 kali sistem one way
Arus mudik di Jalur Gentong Tasikmalaya sempat macet 4 km pada H-3 Lebaran 2026. Polisi berlakukan sistem one way di Pamoyanan untuk urai 52 ribu kendaraan.
Di jalur Kadungora sistem one way diberlakukan dua kali, masing-masing pukul 08.45 hingga 09.00 WIB dan 09.40 hingga 10.00 WIB, dengan titik pending di Jalan Baru Kadungora
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan mengatakan, arus mudik jalur arteri nasional dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah memasuki H-6 belum ada volume peningkatan
Kendaraan yang terlanjur beroperasi dan telah masuk wilayah Tasikmalaya, supaya masuk ke kantong-kantong parkir yang disiapkan di Rajapolah, Jamanis dan Ciawi.
Ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Seorang jenderal bintang empat memimpin langsung pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.
Untuk membangun jembatan permanen yang representatif, diperlukan anggaran mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, kemampuan APBD Kabupaten Lampung Timur hanya Rp18,99 miliar.
Jembatan yang putus menghubungkan Dusun Mempiu Desa Cerucuk dengan Dusun Air Mungkui Desa Bulu Tumbang.
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan progres kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved