Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTIK pembalakan liar ilegal logging di kawasan hutan Pegunungan Meratus di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih terus berlangsung. Sepanjang 2020-2023 Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel menangani 147 kasus ilegal logging yang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.
Data Dinas Kehutanan Kalsel mencatat, dari jumlah kasus itu, barang bukti kayu olahan dan gayu gelondongan berbagai jenis yang disita sebanyak 527 meter kubik. "Operasi penertiban praktik pembalakan liar ini terus kita lakukan, meski dengan keterbatasan personil Polhut di lapangan," ungkap Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fatimatuzahra pada Jumat (5/5).
Hingga Maret kemarin, tercatat ada 10 kasus yang berhasil ditangani. Aksi pembalakan liar sendiri tersebar di sembilan wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan kawasan Tahura Sultan Adam. Sebagian besar kayu-kayu ilegal tersebut bersumber dari kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Baca juga: Lingkungan Kian Rusak Kerap Bikin Kalsel Dilanda Banjir
Kepala KPH Kabupaten Tabalong, Heryadi, mengakui masih terjadinya praktik pembalakan liar di wilayahnya. "Masih terjadi praktik penebangan liar tapi jauh berkurang. Karena selain gencaranya operasi penertiban, sekarang dokumen angkutan melalui SIPUHH, langsung dari Kementerian LHK," tuturnya.
"Yang namanya ilegal logging tidak bisa diberantas cuma hanya bisa ditekan supaya berkurang. Demikian juga di KPH Hulu Sungai, kita telah melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi, kegiatan patroli pengamanan hutan dan upaya penegakan hukum," ungkap Kepala KPH Hulu Sungai, Rudiono Herlambang.
Baca juga: KLHK Komitmen Berantas Penambangan Ilegal
KPH Hulu Sungai membawahi tiga wilayah yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Tapin. Termasuk kawasan hutan Pegunungan Meratus. Kerusakan kawasan hutan Pegunungan Meratus dinilai menjadi pemicu utama bencana banjir di sejumlah wilayah di Kalsel setiap musim penghujan. (Z-6)
DALAM satu dekade 2014-2024 luas hutan alam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkurang (deforestasi) hingga 29 ribu hektare lebih.
Bencana banjir yang sempat melanda delapan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar sudah surut.
PRESIDEN RI Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di Indonesia.
DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyebaran penyakit super flu di tengah kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi 6.398 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan, Tiyas Widiarto akhirnya buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter BK 117-D3 di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.
Seluruh jenazah korban Helikopter Tipe BK117-D3 diperkirakan akan tiba di RS Bayangkara Banjarmasin pada Kamis (4/9) malam, untuk diidentifikasi.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Helikopter bernomor seri BK 117-D3 mengalami hilang kontak dengan perkiraan lokasi berada di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Senin (1/9), sekitar pukul 12.00 Wita.
Kawasan hutan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 119 ribu hektare akan ditetapkan sebagai Taman Nasional Pegunungan Meratus.
MASYARAKAT adat di pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan penolakan terhadap kebijakan perdagangan karbon yang dikampanyekan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved