Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor (Polres) Trenggalek membongkar praktik prostitusi terselubung berkedok warung kopi di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi Trenggalek, Jawa Timur.
“Satu orang mucikari berinisial WR (35) kami amankan (tangkap dan tahan),” kata KBO Reskrim Polres Trenggalek Iptu Hanik Setyo Budi di Trenggalek.
Selain mengamankan WR, polisi juga mengamankan saksi LL (36) warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar beserta sejumlah barang bukti.
Baca juga: Polres Bogor Tangkap Lima Remaja Konvoi Bawa Pedang
Kepada petugas, lanjut Hanik, WR mengaku belum lama menjalankan bisnis esek-esek tersebut. Dia mengaku baru empat hari menjalankan praktik prostitusi itu dan beberapa kali mendapatkan pelanggan.
Selain menyediakan pekerja seks komersial, dia juga menyediakan lokasi kencan di warungnya. Dia meminta jatah tips tiap kali transaksi di warungnya.
Baca juga: Petugas Bongkar Puluhan Warung Remang-Remang di Kabupaten Kudus
“Kami amankan barang bukti diantaranya uang hasil transaksi Rp600 ribu. Tersangka dapat tips Rp25 ribu dari Rp150 ribu dalam tiap kali transaksi. Pengakuannya baru empat kali,” ujarnya.
Hanik menambahkan, sebelumnya WR merantau ke Trenggalek dan membuka warung kopi. Praktiknya, warung kopi itu hanya menjadi kamuflase layanan Dengan memperkerjakan LL, seorang ibu rumah tangga asal Blitar. Dia menawarkan jasa seks berbayar kepada pelanggan secara konvensional.
“Jadi di warung itu juga menyediakan kamar untuk layanan tersebut. Jadi LL kerja di warung itu dan WR menawarkan kepada pelanggan secara konvensional. Kalau pengakuan LL baru pertama kali melakukannya pekerjaan tersebut,” tuturnya.
Praktik gelap itu terkuat setelah warga curiga perihal aktivitas tak lazim di warung tersebut. Pasalnya, meskipun warung kopi telah tutup, warga sering melihat beberapa pelanggan pulang tengah malam bahkan menginap di warung tersebut. Hingga akhirnya praktik plus-plus itu tercium petugas.
Dikatakan, penindakan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat. Praktik prostitusi berkedok warung kopi ataupun rumah karaoke ditengarai banyak bermunculan di sekitar Pelabuhan Prigi. Terutama saat musim panen ikan dimana banyak nelayan yang mendapat hasil tangkapan melimpah.
“Dan untuk penertiban, terutama selama Ramadan, razia dan pengawasan rutin dilakukan untuk menjaga suasana kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya. (Ant/Z-7)
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Bus PO Harapan Jaya jurusan Surabaya–Trenggalek terjaring razia di Jombang setelah lawan arus. Sopir dan kenek kedapatan mabuk, 61 penumpang dipindahkan ke bus lain.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Salah satu temuan krusial tim adalah ancaman sampah kiriman dari hulu sungai saat curah hujan tinggi. Masalah ini menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan bibit mangrove baru.
Kehadiran tim BTB di lokasi bencana mencerminkan komitmen Baznas untuk selalu cepat tanggap, menjadi tangan pertama yang menjangkau mereka yang terdampak musibah.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved